Penganiayaan Dominasi Kasus di Polsek Tamalanrea

Kemudian disusul tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sebanyak empat laporan, dan tindak pidana penipuan sebanyak tiga laporan.

Penganiayaan Dominasi Kasus di Polsek Tamalanrea
amiruddin/tribun-timur.com
Kanit Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsek Tamalanrea, Iptu Abd Hakim Bahar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tindak pidana penganiayaan mendominasi laporan yang diterima Unit Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsek Tamalanrea, Kota Makassar, sepanjang bulan Maret 2019

Tepatnya, sebanyak lima laporan yang diterima dan ditindaklanjuti oleh penyidik Reskrim Polsek Tamalanrea.

Kemudian disusul tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sebanyak empat laporan, dan tindak pidana penipuan sebanyak tiga laporan.

Hal tersebut diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Abd Hakim Bahar (53), saat ditemui tribun-timur.com, di Mapolsek Tamalanrea, Jl Tamalanrea Raya, Makassar, Kamis (4/4/2019).

"Ada pula sejumlah laporan pencurian dengan kekerasan (curas) seperti begal, jambret, penipuan dan tindak pidana lainnya yang kami terima," kata Abd Hakim Bahar.

Lanjut dia, pihaknya terus berupaya menekan agar pelaku kejahatan tidak lagi menjalankan aksinya, khususnya di wilayah hukum Polsek Tamalanrea.

Selain patroli rutin yang dilakukan, Abd Hakim juga mengaku terus mendekati terduga pelaku yang diamankan di Polsek Tamalanrea.

"Kami berupaya dekati mereka, agar setelah keluar dari sini tak lagi mengulangi perbuatannya. Saya kira itu salah satu cara menekan terjadinya tindak pidana," ujarnya.

Sekadar diketahui, jumlah laporan yang diterima Reskrim Polsek Tamalanrea pada Maret lalu, sebanyak 23 laporan.

Laporan Wartawan Tribun Timur, @amir_eksepsi

Penulis: Amiruddin
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved