Masih Pakai 'Prof', Inilah Pelanggaran Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah hingga Dikritik Profesor

Pakai gelar "Prof" Gubernur Sulawesi Selatan ( Sulsel), Nurdin Abdullah (56) langgar aturan. Gelar "Prof" Nurdin Abdullah sedang persoalkan

Masih Pakai 'Prof', Inilah Pelanggaran Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah hingga Dikritik Profesor
DOK TRIBUN TIMUR
Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pakai gelar "Prof" Gubernur Sulawesi Selatan ( Sulsel), Nurdin Abdullah (56) langgar aturan.

Gelar "Prof" Nurdin Abdullah sedang persoalkan lantaran kini dia dinilai tak lagi aktif mengabdi pada Universitas Hasanuddin ( Unhas).

Berdasarkan Undang Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional ( Sisdiknas), sebutan guru besar atau profesor hanya dipergunakan selama yang bersangkutan masih aktif mengajar atau mendidik pada perguruan tinggi.

Sejak tahun 2008, Nurdin Abdullah menjabat sebagai kepala daerah, dimulai dari Bantaeng.

Lalu, sejak 2018 menjabat Gubernur Sulsel.

Nurdin Abdullah masih menggunakan gelar "Prof" sempat dipersoalkan saat diskusi Forum Dosen Majelis Tribun Timur yang dihadiri 13 profesor dan dosen senior, awal 2018.

Pada saat itu, Nurdin Abdullah kampanye sebagai calon Gubernur Sulsel.

Baca: Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Tak Cocok Lagi Pakai Prof, Baca Alasan dan Pembelaannya

Anggota Forum Dosen Majelis Tribun Timur, Marwan Mas diberi diminta menjelaskan posisi profesor dalam Pilkada sesuai undang-undang.

“Profesor atau guru besar itu jabatan akademik, bukan gelar akademik seperti S1, S2, dan S3, sebagaimana dalam Pasal 3 Ayat (2) Permen-PAN RB Nomor 17 Tahun 2013 yang diubah dengan Peraturan Menteri PAN RB Nomor 46 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Permen PAN-RB Nomor 17 Tahyun 2013 tentang Jabatan Fungsional Dosen dan Angka Kreditnya," kata Marwan Mas dari Universitas Bosowa.

Menurutnya, sesuai undang-undang, jabatan akademik profesor hanya disandang saat melaksanakan pekerjaan akademik, yaitu melaksanakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat atau Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pasal 4 Permen PAN RB Nomor 17 Tahun 2013).

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved