Insantama Market Day, Cara SDIT Insantama Makassar Cetak Muslimpreneur Cilik

Kegiatan ini dirangkaikan dengan panggung ekspresi siswa berupa penampilan nasyid, baca puisi dan tahfidz.

Insantama Market Day, Cara SDIT Insantama Makassar Cetak Muslimpreneur Cilik
HANDOVER
Saat SDIT Insantama Makassar menggelar kegiatan Insantama Market Day di gedung IPTEK Unhas Jl Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Kamis (4/4/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Insantama Makassar menggelar kegiatan Insantama Market Day (IMD), di gedung IPTEK Universitas Hasanuddin (Unhas) Jl Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Kamis (4/4/2019).

Agenda IMD merupakan event per semester SDIT Insantama Makassar sebagai pembelajaran outdoor yakni proses bertransaksi jual beli sesuai kaidah syariah Islam.

Baca: Sama-sama Sudah Kampanye di Banyumas Jawa Tengah, Bandingkan Foto Massa Kampanye Jokowi & Prabowo

Para siswa kelas 4, 5, dan 6 menjadi pedagang mengurus segala barang atau jenis yang dijual secara mandiri. Sementara siswa kelas 1, 2, 3 berperan sebagai pembeli.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan panggung ekspresi siswa berupa penampilan nasyid, baca puisi dan tahfidz.

Kepala SDIT Insantama Makassar, Asriyani mengatakan, acara ini merupakan bagian pembelajaran untuk membentuk kepribadian islami dalam diri siswa.

“Mereka melakukan jual beli dengan sikap jujur, teliti, berani menawarkan dagangan mereka kepada para pembeli, dan barang yang dijual harus halal dan thoyib,” katanya dalam rilis ke Tribun Timur, Kamis (4/4/2019).

Baca: Beginilah Penampakan Sirkuit Mandalika 3 Dimensi yang Akan Digunakan di MotoGP 2021

"Kami sudah menetapkan jumlah uang yang bisa dibelanjakan, juga mengajari belanja sesuai dengan kebutuhan dan bukan karena keinginan semata. Bagi pedagang harus bisa mencatat uang masuk dan keluar dan berapa keuntungannya,” tambahnya.

Selain itu, IMD tidak hanya sekedar mengais rupiah, namun yang juga diajarkan para guru yakni pengalaman serta wahana pembelajaran karakter, keterampilan, pengetahuan kewirausahaan berbasis syariah.

Ketua Yayasan Smart Insan Utama Makassar Bahrul ulum mengatakan disetiap IMD terdapat para Qodhi atau hakim dari guru-guru yang perannya sebagai penengah atau pelurus masalah-masalah yang terjadi selama IMD berlangsung,

“Acara IMD salah satu program unggulan SDIT Insantama Makassar cetak muslimpreneur cilik. Ini sebagai ajang siswa mengatur pengeluaran serta yang jadi pedagang belajar teknik marketing, bahasa pemasaran dan strategi penjualan dengan tetap dilandasi nilai-nilai syariah Islam,tandas Bahrul,” tambahnya.(*)

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

(*)
Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved