Dituntut Hukuman Mati, Keluarga Korban Kejar Terdakwa Pembakar Satu Keluarga di Makassar

"Terkait atas nama Ilo dengan Ramma dituntut dengan pasal 340 tindak pidana pembunuhan berencana ju pasa 55 ayat 1 ke 1 KUHP," kaya Tabrani.

Dituntut Hukuman Mati, Keluarga Korban Kejar Terdakwa Pembakar Satu Keluarga di Makassar
Hasan Basri/Tribun Timur
Usai pembacaan tuntutan terhadap dua terdakwa pembakaran rumah yang menewaskan satu keluarga di Kelurahan Panampu, Makassar, diwarnai histeris keluarga korban, Kamis (4/4/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Usai pembacaan tuntutan terhadap dua terdakwa pembakaran rumah yang menewaskan satu keluarga di Kelurahan Panampu, Makassar, diwarnai histeris keluarga korban, Kamis (4/4/2019).

Mereka mengejar kedua terdakwa sampai halaman persidangan saat keduanya hendak dibawa ke mobil tahanan milik Kejaksaan.

Aksi saling dorong dan tarik menarik pun dengan aparat Kepolisian yang mengawal persidangan sempat terjadi.

Beruntung dengan sigap, petugas Kepolisian berhasil mengamankan terdakwa dan kemudian membawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Makassar.

Keluarga korban protes bukan karena tuntutan hukuman yang dijatuhkan Jaksa Penuntut Umum.

Tetapi, mereka kecewa karena sidang digelar secara tersembuyi tanpa sepengetahuan dari keluarga korban.

"Kalau tuntutan sudah puas, tapi yang kami dibuat kecewa karena tidak ada pemberitahuan sudah mulai sidang," kata orangtua korban Fahri, Amir.

Amir mengaku sudah menunggu proses persidangan sejak siang tadi. Namun mereka baru mengetahui usai tuntutan dibacakan. "Kami juga tau hasilnya dari Polisi," paparnya.

Sekedar diketahui duaterdakwa Ilham alias Ilho (23) dan Sulkifli Amir alias Ramma (22), dituntut hukuman mati.

Menurut JPU Tabrani tuntutan hukuman itu sesuai dengan pasal 340 KUHP Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved