Diikat, Dikencingi dan Ditusuk Paku, Ini Motif Penganiayaan Warga Telluwanua Kota Palopo

Motif penganiayaan Muh Arya (13) warga Kelurahan Pentojangan, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo akhirnya terungkap.

Diikat, Dikencingi dan Ditusuk Paku, Ini Motif Penganiayaan Warga Telluwanua Kota Palopo
Hamdan Soeharto
Lima remaja di Kota Palopo diringkus Polres Palopo, Rabu (3/4/2019). 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Motif penganiayaan Muh Arya (13) warga Kelurahan Pentojangan, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo akhirnya terungkap.

Kasat Reskrim Polres Palopo AKP Ardy Yusuf menjelaskan, sesuai hasil pemeriksaan pelaku mengaku dendam terhadap korban.

Baca: Aniaya Warga Palopo, Lalu Curi Helm Hello Kitty, Lima Remaja Diringkus Polisi

Baca: Tidak Jera Tiga Kali Dipenjara, Warga Palopo Ini Ditangkap Lagi Mencuri Laptop

Karena punya masalah pada masa lalu.

"Masalahnya masih kami selidiki. Ini akan terus kami kembangkan,"jelasnya, Kamis (4/4/2019).

Muh Arya dianiaya lebih dari lima orang. Pelajar di Kota Palopo ini diikat, dikencingi, ditusuk menggunakan paku dan kayu balok.

Selanjutnya salah satu pelaku mengambil dua buah helm dan handphone milik korban.

Lima pelaku telah diringkus Polres Palopo, Rabu (3/4/2019) kemarin.

Meraka adalah RA (17), FH (17), DP (15), MI (16), dan AA (15).

Selain lima pelaku yang telah diamankan, Polres Palopo masih mengejar beberapa pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam penganiayaan itu.

"Tim masih sementara melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya dan pencarian barang bukti lainnya," katanya.

Saat ini pelaku yang diamankan berada di Mapolres Palopo, Jl Opu To Sappaile, Kecamatan Wara, Kota Palopo guna proses lebih lanjut.

Sementara korban mengalami rasa trauma akibat penganiayaan itu.

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, @hamdansoeharto_

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved