UMI Jadi Penerima Dana Hibah Tertinggi di Wilayah IX Sulawesi

UMI sebagai PTS tertinggi dan urutan pertama penerima dana penelitian tahun 2019 di lingkup LLDIKTI IX Wilayah Sulawesi.

UMI Jadi Penerima Dana Hibah Tertinggi di Wilayah IX Sulawesi
TRIBUN TIMUR/WAHYU SUSANTO
Rektor UMI, Prof Basri Modding 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar kembali menorehkan prestasi dengan mempertahankan posisinya sebagai Perguruan Tinggi Suasta (PTS) tertinggi dan urutan pertama penerima dana penelitian tahun 2019, di lingkup LLDIKTI IX Wilayah Sulawesi.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan kontrak PTS penerima dana UMI dari DP2M Dikti dengan Ketua L2Dikti Wilayah IX Sulawesi, Prof Dr H Jasruddin MS baru-baru ini di Gorontalo.

Rektor UMI, Prof Dr H Basri Modding SE MSi saat mengatakan pencapaian ini tak lepas dari usaha jajaran UMI dalam memajukan Universitas dalam segala bidang.

Baca: Rektor UMI Harap Pejabat Baru FTI UMI Mengikuti Perkembangan Zaman

Baca: 150 Anggota TNI Amankan Pemilu di Kabupaten Kepulauan Selayar

Baca: Satu Pejabat Tak Lapor, Kota Parepare Gagal 100 Persen Kepatuhan LHKPN

"Prestasi ini diraih juga tidak lepas dari dukungan dan antusias dosen UMI dalam meningkatkan kualitas dan kwantitas penelitian sebagai bagian dari implementasi tri darma perguruan tinggi," ujarnya, Rabu (3/2/2019).

Basri menambahkan, pencapaian UMI ini yang mampu berada di posisi terbaik sangat tidak mudah.

Sehingga diharapkan posisi sebagai penerima dana penelitian tertinggi hinggat saat ini bisa terus terjaga.

"Untuk tahun 2019 ini, UMI menerima dana penelitian terbanyak senilai Rp 7,7 miliar, ungkap Basri.

Sementara itu, Humas LLDikti IX Sulawesi, Andi Lukman mengatakan dana yang diperoleh tahun 2019 untuk LLDikti IX Sulawesi mencapai Rp 63 milyar lebih.

"Jumlah itu meningkat sekitar Rp 20 milyar, jika dibanding tahun 2018 yang hanya mencapai Rp 40 milyar lebih," papar Andi Lukman.

Andi Lukman menambahkan untuk dana pengabdian pada masyarakat, LLDikti IX Sulawesi mendapatkan alokasi anggaran dari Kemenristek Dikti dengan total nilai Rp 10.777.920.000.

"Dana tersebut untuk 46 PTS dari 183 judul usulan pengabdian pada masyarakat," pungkas Andi Lukman.

 Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @wahyususanto_21

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

A

Penulis: Wahyu Susanto
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved