Lelang Sukuk Masih Jadi Incaran Investor, Kali Ini 6 Seri Ditawarkan

Bahkan bukan tidak mungkin penawaran yang masuk bisa mendekati pencapaian lelang sukuk sebelumnya.

Lelang Sukuk Masih Jadi Incaran Investor, Kali Ini 6 Seri Ditawarkan
kompas.com
Ilustrasi investasi sukuk 

TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA - Pemerintah akan kembali menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada Selasa (2/4/2019).

Pemerintah tampak optimistis atas lelang kali ini. Terlihat dari target indikatif lelang sukuk yang ditetapkan sebesar Rp 8 triliun.

Asal tahu saja, bakal ada enam seri sukuk negara yang ditawarkan. Yakni, SPN-S 03102019, PBS014, PBS019, PBS021, PBS022, dan PBS015.

Sejumlah analis meramal, penawaran sukuk negara ini masih banjir peminat meskipun terdapat sentimen negatif yang mempengaruhi market belakangan ini.

Baca: Rugi di Pasar Modal Bisa Dapat Uang Pengganti, BEI: Jadi Efek Jera!

Baca: Daftar Harga 10 Smartphone Xiaomi Terbaru 2019, Ada Redmi Note 7 & Redmi Note 6 Pro

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail mengatakan investor diyakini masih akan agresif masuk ke pasar obligasi dalam negeri melalui lelang sukuk negara.

Bahkan bukan tidak mungkin penawaran yang masuk bisa mendekati pencapaian lelang sukuk sebelumnya.

Sebagai gambaran, pada lelang sukuk negara 19 Maret lalu, permintaan dari investor mencapai Rp 29,69 triliun. Namun yang diserap hanya sebesar Rp 8,980 triliun.

Memang, sepanjang pekan ini tekanan di pasar obligasi dalam negeri sedikit meningkat. Hal ini lantaran adanya ancaman resesi ekonomi di Amerika Serikat.

Ancaman tersebut turut menimbulkan inversi kurva yield US Treasury. Ini merupakan suatu gejala di mana yield obligasi tenor pendek lebih tinggi ketimbang yield obligasi tenor panjang.

Nah, yang terjadi di AS, yield obligasi tenor tiga bulan berhasil menyalip yield obligasi tenor 10 tahun.

Baca: Saham PSM Makassar Go Public, Suporter: Asal Kandang Tetap di Makassar

Baca: DJP Online djponline.pajak.go.id - Cara Laporkan SPT Tahunan Online, Batas Akhir Diundur 1 April

Halaman
12
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved