Setiap Bulan, PDAM Soppeng Bayar Listrik Hingga Rp 140 Juta
Direktur PDAM Soppeng, Arif mengatakan, setiap bulan, PDAM Soppeng harus mengeluarkan uang Rp. 180 juta, untuk membayar listrik dan pegawai.
Penulis: Sudirman | Editor: Hasrul
TRIBUN-SOPPENG.COM,LALABATA - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Soppeng, berstatus 'sakit'.
Walaupun saat ini berstatus 'sakit', namun ada enam pendaftar calon direktur PDAM Soppeng.
Direktur PDAM Soppeng, Arif mengatakan, setiap bulan, PDAM Soppeng harus mengeluarkan uang Rp. 180 juta, untuk membayar listrik dan pegawai.
Baca: Dua Warga Soppeng Tewas Tenggelam di Danau Tempe
Baca: Sebelum OTT KPK, Anggota Fraksi Golkar DPR Siapkan Serangan Fajar Rp 8 M Begini Nasibnya Sekarang
Pengeluaran terbanyak ada pada pembayaran listrik antara Rp. 130 juta sampai Rp 140 juta.
Sementara untuk pembayaran gaji pegawai PDAM Soppeng, berkisar Rp 40 juta / bulan.
"Status PDAM Soppeng tidak sakit, tapi kurang sehat karena masih bisa jalan," ujar Arif.
Walaupun dalam status kurang sehat, namun PDAM Soppeng bisa membayar gaji karyawan, dan listrik.
Status kurang sehat mulai dari pengelolaan administrasi, dan banyaknya tunggakan.
Saat ini, jumlah pelanggan PDAM Soppeng ada sekitar 9 ribu lebih, untuk semua kecamatan.
Laporan Wartawan TribunSoppeng @ sudi zne
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:
Follow juga Instagram Tribun Timur: