Ini Hasil Pertemuan Forum Lintas SKPD Terkait Penyusunan RKPD 2020 Kabupaten Luwu

Kepala Bappeda Luwu, Muh Rudi mengatakan, tujuan pertemuan forum lintas SKPD ini untuk mensinkronkan Rancangan kerja SKPD

Ini Hasil Pertemuan Forum Lintas SKPD Terkait Penyusunan RKPD 2020 Kabupaten Luwu
desy/tribunluwu
Suasana Pertemuan Forum Lintas SKPD Terkait Penyusunan RKPD 2020 Kabupaten Luwu 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Sebanyak 2.445 usulan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) kecamatan dan 1.544 usulan dari hasil reses DPRD Kabupaten Luwu telah rampung untuk disinkronkan terhadap rancangan kerja SKPD.

Hal itu sesuai rilis yang diterima TribunLuwu.com, dalam pertemuan Forum Lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah Dalam Rangka Penyusunan RKPD tahun 2020 di Aula Bappeda Luwu, Senin (25/3/2019).

Kepala Bappeda Luwu, Muh Rudi mengatakan, tujuan pertemuan forum lintas SKPD ini untuk mensinkronkan Rancangan kerja SKPD terhadap hasil musrenbang kecamatan.

"Yang utama adalah pendekatan partisipatif perencanaan pembangunan daerah. Membahas rancangan kerja SKPD," kata Rudi.

Musrenbang tingkat kecamatan dimulai sejak 25 Februari hingga 1 Maret 2019.

Rudi menuturkan jika hal ini akan menjadi bahan penyempurnaan musrenbang kecamatan yang dibahas dalam forum SKPD.

"Ini akan memperjelas tujuan menjelaskan program musrenbang kecamatan. Apalagi
RPJMD kita sudah siap dibahas di DPRD. Insyaallah pada Rabu, lusa akan kita gelar musrembang kabupaten," jelas Rudi.

Sekda Luwu, Syaiful Alam menuturkan, seyogianya program yang diusulkan sejalan dengan program lima tahun dan tidak menyimpang dari RPJMD.

"Ini juga menjadi penekanan inspektorat provinsi yang menekankan agar program diawal tahun bisa sinkron dengan RPJMD. Diharapkan usulan musrenbang desa dan kecamatan yang telah dirangkum itu agar menjadi acuan seluruh SKPD," ujar Syaiful.

Ia menambahkan, beberapa instrumen penting dalam penyusunan musrenbang adalah berpedoman pada optimalisasi tata kelola pemerinthan yang bersih, dan infrastruktir pelayanan yang berkualitas.

Juga adanya optimaslisasi program penanggulangan kemiskinan dan pengangguran. Ekonomi kerakyatan dan produk unggulan.

"Itu adalah substansi utama. Adanya sinkronisasi progran prioritas. Sinkronisasi target kerja dan pendanaan. Kesepakatan pembagian prioritas berdasarkan kewenangan," jelas Syaiful yang mewakili Bupati Luwu membuka acara forum lintas SKPD ini.

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, @desy_arsyad

Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved