Ombudsman Sulsel Siap Terima Aduan Maladministrasi Pemilu 2019

Pengawasan itu untuk mendorong terciptanya penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) yang adil, jujur, tertib, terbuka

Ombudsman Sulsel Siap Terima Aduan Maladministrasi Pemilu 2019
hasan/tribun-timur.com
Ketua Ombudsman RI perwakilan Sulsel, Subhan 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Ombudsman Republik Indonesia (RI) perwakilan Sulawesi Selatan siap  mengawasi kinerja Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum  (KPU) Provinsi dan Kota selama masa tahapan pemilu 2019 .

Pengawasan itu untuk mendorong terciptanya penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) yang adil, jujur, tertib, terbuka dan profesional serta jauh dari pelanggaran Maladministrasi.

"Kita suda ada MOU dengan keduanya di level pusat. Jadi bila ada sengketa Pemilu maka penyelesaiannya oleh kedua Lembaga tersebut, apabila masyarakat pengadu tidak puas ,maka masyarakat bisa mengadukan kedua lembaga tersebut ke Ombudsman,"  kata Ketua Ombudsman RI perwakilan Sulsel, Subhan.

Bentuk  Maladministrasi biasa tejadi berupa, penyalahgunaan kewenangan dalam menjalankan penyelenggaraan negara, diskriminasi dalam pemberian pelayanan publik kepada masyarakat akibat terganggunya netralitas.

Subhan mengatakan setiap laporan masyarakat yang merasa dirugikan oleh kedua lembaga itu,  bakal ditindaklanjuti sesuai dengan melakukan pemeriksaan sesuai aturan yang berlaku di ombudsman.

"Pelanggaran biasanya tidak langsung ditemukan, tapi biasa diduga berdasarkan laporan masyarakat. 
Ombudsman baru turun apabila ada masyarakat yang merasa dirugikan seperti tindak pidana maladministrasi," ujarnya.

Dalam persiapan menghadapi laporan adanya masyarakat, Ombudsman tidak menyediakan  posko pengaduan khusus.  Tetapi mereka siap melayani yang datang langsung melaporkan ke Kantor Ombudsman.

Menurutnya untuk sementara  belum ada  laporan  masuk dari masyarakat terkait kedua lembaga negara itu.   Subhan yakin  kedua lembaga itu KPU dan Bawaslu akan melaksanakan tugas fungsinya sesuai peraturan perundang undangan.

Karena KPU dan Bawaslu adalah  sebagai elemen penting dalam melahirkan situasi  yang kondusif dalam tahapan pelaksanaan pemilu 2019 yang tengah berlangsung. (San)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved