Pembunuhan Karyawati UNM

Misteri Kematian Ibu Muda di Gowa, Polisi Sudah Periksa Suami Korban

Siti Zulaeha ditemukan dalam posisi duduk di bagian kiri samping kursi sopir. Kaca mobil bagian kiri juga ditemukan dalam keadaan pecah.

Misteri Kematian Ibu Muda di Gowa, Polisi Sudah Periksa Suami Korban
Darul/Tribun Timur
Saat almarhum Siti Zulaeha Djafar warga asal Manggarupi, Pattalasang, Kabupaten Gowa ditemukan tewas dalam mobilnya, depan Zarindah, Gowa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Kematian Siti Zulaeha (36), ibu muda dalam mobil Daihatsu Terios masih menjadi misteri hingga malam hari ini, Jumat (22/3/2019).

Perempuan asal Kabupaten Sinjai tersebut ditemukan tewas dengan leher terikat safety belt. Kepalanya menghadap ke atas.

Siti Zulaeha ditemukan dalam posisi duduk di bagian kiri samping kursi sopir. Kaca mobil bagian kiri juga ditemukan dalam keadaan pecah.

Baca: Pegawai UNM Tewas di Mobil, Polres Gowa Periksa Suami! Keluarga: Kemungkinan Dibius Lalu Dibunuh

Perempuan yang bekerja sebagai Staf di Kampus Universitas Negeri Makassar ini ditemukan tewas di halaman Gudang BTN Zarindah, Dusun Japing, Desa Sunggumanai, Kecamatan Pattallassang.

Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan mengungkapkan penyidik telah memeriksa dua orang saksi hingga saat ini. Salah satunya suami korban, Sukri.

Menurut perwira tiga balok ini, Sukri dimintai keterangan selaku keluarga terdekat korban. Apalagi, kata Tambunan, mobil Daihatsu Terios yang digunakan korban adalah milik Sukri.

"Dua saksi telah diperiksa diperiksa. Termasuk suaminya," kata Tambunan kepada Tribun Timur, Jumat (22/3/2019) malam.

"Prosedur penyidikan, informasi awal kita gali dari keluarga terdekat dulu. Kemana korban selama ini. Untuk memperjelas keberadaan selama ini harus dari keluarga dulu," sambung perwira tiga balok ini.

Tambunan melanjutkan, penyidik masih akan memeriksa beberapa orang lainnya lagi. Seperti yang pertama kali menemukan mayat korban.

Sedangkan untuk pemeriksaan rekan-rekan korban masih akan menunggu petunjuk dari hasil pemeriksaan yang ada.

Sebelumnya, berdasarkan pemeriksaan sementara proses autopsi, tim dokter forensik menemukan hal tidak wajar dalam kematian Zulaeha. Dokter menemukan adanya luka akibat benda tumpul.

"Kami menemukan luka akibat benda tumpul di tubuh korban," kata Paur Doksik Biddokes Polda Sulsel, AKP Sulkarnain di RS Bhayangkara, Makassar.

Namun untuk hasil lengkap proses autopsi jenazah ibu muda ini membutuhkan waktu tiga pekan depan. AKP Sulkarnain mengaku akan berupaya agar hasil autopsi ini bisa segera keluar.

Saat ini jenazah Siti Zulaeha telah dibawa ke kampung halamannya, Kabupaten Sinjai untuk dimakamkan.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ari Maryadi

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved