Begini Cara Pertamina MOR VII Dukung Indonesia Bebas Tbc Hingga 2050

PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi turut serta menggaungkan Indonesia bebas penyakit Tuberculosis (Tbc).

Begini Cara Pertamina MOR VII Dukung Indonesia Bebas Tbc Hingga 2050
PT Pertamina
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Bachtiar Baso (tengah) mendukung penuh langkah Pertamina menggaungkan Indonesia bebas penyakit Tuberculosis (Tbc). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi turut serta menggaungkan Indonesia bebas penyakit Tuberculosis (Tbc).

Pejabat Sementara (Pjs) General Manager Pertamina MOR VII, I Ketut Permadi Aryakuumara mengatakan, kegiatan komitmen bersama di kantornya Jl Garuda Makassar, Jumat (22/3/2019) sejalan dengan target yang dicanangkan Kementerian Kesehatan, yakni pada 2030 insiden TBC menurun 80 persen.

"Bahkan di 2050 tidak ada lagi kasus baru TBC," kata Permadi dalam siaran persnya, Jumat (22/3/2019).

Salah satu seruan BUMN tersebut yakni rutin berolahraga. Ini berkolerasi dengan kegiatan awal dengan senam pagi bersama, kemudian dilanjutkan dengan Talk Show TBC, dan diakhiri dengan screening paru gratis untuk peserta yang hadir.

“Ini dibuka untuk masyarakat umum guna mendeteksi penyakit paru seperti TBC. Jika memang ada peserta yang terdeteksi penyakit akan segera dilakukan tindakan pengobatan,” ujar lelaki berkacamata itu.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Bachtiar Baso turut serta dalam kegiatan ini.

Menurutnya, TBC penyakit menular langsung yang ditularkan antar manusia lewat semburan dahak atau udara. Penyakit TBC kata Bachtiar merupakan penyakit pembunuh nomor tiga tertinggi di Indonesia, setelah stroke dan jantung.

Penyakit TBC ini sebenarnya bisa disembuhkan, asal pasien mengonsumsi obat secara teratur.

"Kalau tidak teratur minum obat bisa jadi TB latent, bisa resisten. Kalau resisten obatnya semakin banyak yang diminum dan lama pengobatan juga bertambah. Belum lagi reaksi dari obat TBC resisten lebih berat dibandingkan obat TBC biasa," kata Bachtiar.

Di Sulsel masih masuk ke dalam sepuluh besar provinsi dengan jumlah pengidap Penyakit TBC terbanyak di Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved