Terungkap di Mata Najwa Tadi Malam, Bukan Hanya Calon Rektor Kepala Kanwil Juga Diminta Rp 4 Miliar

Aroma jual beli jabatan di Kemenag RI semakin tajam tercium. Giliran Mata Najwa yang diasuh Najwa Shihab mengulas Uang Haram Politik

TRIBUN-TIMUR.COM - Aroma jual beli jabatan di lingkungan Kemenag RI terus bergulir.

KPK sudah menetapkan Ketum DPP PPP Romahurmuziy tersangka jual beli jabatan di Kemenag RI.

Ruangan Menteri Agama Lukman Hakimi Syaifuddin digeledah KPK.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur juga diboyong KPK ke Jakarta. Ruangan Kepala Kemenag Kabupaten Gresik juga digeledah KPK.

Bobrok jual beli jabatan di Kemenag juga jadi topik pembahasan di Mata Najwa Rabu (20/3/20190 tadi malam. 

Mantan Irjen Kemenag RI M Jasin juga buka-bukaan dugaan jual beli jabatan di Kemenag.

Sebelumnya Prof Mahfud MD di ILC TV One mengungkap calon rektor UIN Alauddin Makassar diminta Rp 5 miliar jika ingin dilantik.

Prof Mahfud MD menjamin pernyataannya ini.

Mahfud MD blak-blakan mengenai jual beli jabatan di Kemenag ini saat live di ILC TV One Selasa (19/3/2019) malam.

Baca: Mahfud MD: Andi Faisal Bakti Dimintai Rp 5 M Agar Jadi Rektor UIN Alauddin, Begini Intervensi Menag

Baca: Rocky Gerung 59 Tahun Belum Nikah, Siapa Rahayu Yang Berani Sandarkan Kepala di Bahu RG?

Baca: Padahal Sedang Hamil 4 Bulan, Artis Dangdut Evi Masamba Sampaikan Kabar Sedih Ditinggal Endut

Kini giliran eks Inspektur Jenderal Kemenag RI M Jasin angkat bicara. Kepala Kanwil Provinsi atau Kemenag

Halaman
1234
Editor: Mansur AM
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved