Genjot Kualitas SDM, Pemerintah Akan Revitalisasi Sistem Dimulai Dari Perpustakaan Desa Di Sulsel

Dalam rangka penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia, pemerintah segera merevitalisasi sistem melalui peran Perpustakaan umum.

Genjot Kualitas SDM, Pemerintah Akan Revitalisasi Sistem Dimulai Dari Perpustakaan Desa Di Sulsel
Saldy
Suasana Rapat Koordinasi Forum Revitalisasi Perpustakaan Sulsel di Swiss Bell Jl Ujung Pandang, Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Dalam rangka penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia, pemerintah segera merevitalisasi sistem melalui peran Perpustakaan Umum.

Kepala Seksi Pembinaaan Kelembagaan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel, Nilma mengatakan tujuan dari revitalisasi Perpustakaan untuk mengembalikan karakter Perpustakaan sebagai sumber edukasi, referensi dan literasi dalam kemajuan SDM di Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan.

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam merealisasikan agenda revitalisasi ini, Badan Perpustakaan Nasional bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel membentuk forum revitalisasi.

Saat ini forum tersebut sedang melakukan koordinasi yang telah berlangsung sejak Rabu 20 Maret 2019 kemarin, hingga Kamis (21/3/2019) hari ini.

Nilma mengatakan forum ini didalamnya tergabung dalam para Kadis Perpustakaan se-Sulsel, Pustakawan, dan pengelola Perpustakaan Desa, sebanyak 110 peserta yang masuk dalam bagian revitalisasi. Pertemuan berlangsung di Swiss Bell Hotel Jl Ujung Pandang, kota Makassar.

Hadir dalam kesempatan ini, Akademisi Unhas Dr Tutu Bahviarti, Pegiat Literasi Andi Mawangka, Plt Kadis Perpustakaan Hasan Sijaya, dan Kepala Pusat Pengembangan dan Pengkajian Minat Baca Perpusnas RI Deni Kurniadi.

"Dari hasil koordinasi, seluruh pihak menyatakan sepakat bahwa revitalisasi perpustakaan akan dilakukan dengan cara sinkronisasi sistem. Jadi semua sistem yang ada mengacu pada program nasional," kata Nilma.

Revitalisasi Perpustakaan di Sulsel akan dimulai pada Perpustakaan Umum yang ada di Desa. Di Sulsel sendiri tercatat sebanyak 2.225 desa, yang tersebar di 21 kabupaten di Sulsel.

Saat ini, seluruh desa telah memiliki Perpustakaan yang dibangun melalui bantuan Pusat, Pemprov Sulsel dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

"Alhamdulilah yah, setiap desa di Sulsel telah memiliki Perpustakaan meskipun itu perpustakaan-nya sebagian masih berada di kantor Desa. Tapi ini menjadi kebanggaan bagi perangkat desa, karena masyarakat tak lagi jauh ke toko buku untuk mendapatkan buku," katanya.

Halaman
12
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved