Mahasiswa FISIP Unhas Ikuti Sosialisasi Pemilu 2019 di Auditorium Baruga Unhas

Salah satu peserta, mahasiswa angkatan 2016, Susianti mengatakan, sosialisasi ini penting untuk mengedukasi mereka menjadi pemilih cerdas.

Mahasiswa FISIP Unhas Ikuti Sosialisasi Pemilu 2019 di Auditorium Baruga Unhas
sukma/tribuntimur.com
Kasubdit Informasi dan Komunikasi Politik Pemerintahan Dit Informasi dan Komunikasi Polhukam Kementerian Komunikasi dan Informatika, Hypolitus Layanan saat diwawancara Tribun Timur, Rabu (20/3/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Ratusan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadiri Sosialisasi Pemilu 2019 di Auditorium Baruga Unhas Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (20/3/2019).

Sosialisasi Pemilu 2019 ini merupakan gelaran Kominfo dan Fisip Unhas bertajuk Forum Partisipasi Pemilih Pemula dan Perempuan: Suara Kita Menentukan Masa Depan Bangsa.

Dekan Fakultas FISIP Unhas, Prof Dr Armin Arsyad mengatakan, hari ini ada 500 mahasiswa yang dihadirkan.

Baca: 143 BUMN Buka Program Magang Bersetifikat untuk 9.000 Mahasiswa, PT Semen Tonasa Gandeng 9 Kampus

Baca: 45 Pejabat Baru di Lingkup Kampus UNM Dilantik Rektor Prof Husain Syam! 3 Pejabat Posisi Dekan

"Sosialisasi ini bisa menjadi ajang pertimbangan mahasiswa agar mereka menjadi intelektual dan milenial yang memiliki wawasan yang besar terkait pemilu itu sendiri agar tidak menjadi golput," katanya saat memberikan sambutan, Rabu (20/3/2019).

Prof Dr Armin Arsyad juga menghimbau mahasiswa agar menggunakan hak pilihnya.

Sementara Kasubdit Informasi dan Komunikasi Politik Pemerintahan Dit Informasi dan Komunikasi Polhukam Kementerian Komunikasi dan Informatika, Hypolitus Layanan mengatakan kegiatan ini merupakan kelanjutan kerjasama Kominfo dengan KPU dalam meningkatkan partisipasi pemilu.

"Sosialisasi ini merupakan kerjasmaa Kominfo dengan Unhas sebagai lanjutan dari kerjasama dengan KPU RI sesuai RPJM 2015-2019 yaitu target partisipasi pemilu untuk pemilih secara nasional 77,5 persen," katanya.

Target secara nasional tersebut, menjadi alasan utama Kominfo untuk semakin menggenjot sosialisasi atau branding di sosial media sebagai strategi komunikasi pemilu.

"Sebenarnya alasan untuk menyasar mahasiswa ialah karena angkatan baru itu kan belum pernah memilih yah sehingga mereka perlu diedukasi terkait pemilu 2019, jadi bukan semacam kampanye melainkan edukasi agar mereka nantinya tidak golput di pemilu 17 April 2019 mendatang," tuturnya.

Salah satu peserta, mahasiswa angkatan 2016, Susianti mengatakan, sosialisasi ini penting untuk mengedukasi mereka menjadi pemilih cerdas. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @umhaconcit

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Baca: Mahfud MD: Andi Faisal Bakti Dimintai Rp 5 M Agar Jadi Rektor UIN Alauddin, Begini Intervensi Menag

Baca: Jenderal Polisi Komen Soal Mahar Syahrini Rp 40 Miliar, Gini Balasan Istri Reino Barack Itu

Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved