Kampanyekan Caleg, Kades Bontosaile Selayar Segera Diadili

Rencana persidangan setelah penyidik Kepolisian melimpahkan tahap dua tersangka dan barang bukti perkara ke Kejaksaan Negeri Selayar.

Kampanyekan Caleg, Kades Bontosaile Selayar Segera Diadili
hasan/tribuntimur.com
Kejaksaan Negeri Selayar menerima penyerahan tahap dua tersangka dan barang bukti Kepala Desa Bontosaile Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Abd Rahman. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Kepala Desa Bontosaile, Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Abd Rahman, segera diadili di Pengadilan atas kasus dugaan pelanggaran pemilu.

Abd Rahman ditetapkan sebagai tersangka karena diduga mengkampanyekan salah satu calon legislatif DPRD Selayar Dapil Selayar 4 dengan nomor urut 5 dari Partai Golkar, Caong alias H Yonder.

Baca: Tim Baktiku Negeriku Telkomsel Ajar Warga Selayar Fotografi, untuk Jual Produk Lokal

Baca: Andi Nuning Wafat saat Ibadah Susul Adik Khusnul Khatimah, Nonton Video Lambaikan Tangan Bikin Sedih

Ia memposting komentar di media sosial melalui akun Facebooknya yang diduga mengandung unsur kampanye dan keberpihakan. Komentar yang dipostingnya adalah "Mari kita bersatu untuk H Caong.

Rencana persidangan setelah penyidik Kepolisian melimpahkan tahap dua tersangka dan barang bukti perkara ke Kejaksaan Negeri Selayar.

"Kemarin Kejaksaan Negeri Selayar menerima penyerahan tersangka dan barang bukti perkara  terhadap oknum Kepala Desa Bontosaile," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulselbar, Salahuddin.

Oknum Kades  melakukan kampanye di media sosial di mana terdakwa diduga telah melanggar Pasal 490 UU RI Nomor 7 tahun 2017 tentang Tindak Pidana pemilu.

Selain Kades di Kepulauan Selayar, beberapa hari lalu di KejaksaanNegeri Bantaeng juga menerima pelimpahan perkara yang melibatkan perangkat Desa Bonto Tallasa Kecamatan Uluere berinisial AB.

Kaur Umum Desa Bonto disebut telah divonis  di Pengadilan Negeri Bantaeng Jumat 14 Maret kemarin, AB divonis 3 bulan kurungan dalam masa percobaan 6 bulan.

Ia juga dikenakan denda Rp 2.500.000 dan apabila tidak membayar  akan diganti pidana kurungan selama  satu bulan.

Tidak hanya itu  juga menyeret  Kasi Kesejahteraan Desa Bonto Tallasa Kecamatan Uluere bernama Kahar bin Mawa.

Pengurus partai PAN divonis 3 bulan  bulan kurungan  dengan masa percobaan 6 bulan (Pidana Bersyarat) dan denda Rp 2.500.000.(*)

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Baca: Mahfud MD: Andi Faisal Bakti Dimintai Rp 5 M Agar Jadi Rektor UIN Alauddin, Begini Intervensi Menag

Baca: Jenderal Polisi Komen Soal Mahar Syahrini Rp 40 Miliar, Gini Balasan Istri Reino Barack Itu

Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved