Direktur Akper Wajo Bantah Izin Kampusnya Dicabut

Direktur Akper Pemkab Wajo, Nuraini Yunus yang ditemui, mengaku heran atas pemberitaan tersebut.

Direktur Akper Wajo Bantah Izin Kampusnya Dicabut
hardiansyah/tribunwajo.com
Direktur Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Wajo, Nuraini Yunus. 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Wajo kini bernapas lega pasca 2016 lalu. Dualisme yang sempat menjadi kisruh telah usai.

Namun, akhir-akhir ini, Akper Wajo yang terletak di Jl Kartika Candra Kirana, Sengkang tersebut pun kembali dibuat bingung dengan isu miring. Lantaran, Kemenristekdikti baru saja menandatangani izin pencabutan 11 PTS di Sulawesi, salah satu masuk nama Akademi Kepeerawatan Wajo.

Direktur Akper Pemkab Wajo, Nuraini Yunus yang ditemui, mengaku heran atas pemberitaan tersebut.

Sejak pagi hingga siang, dirinya tak berada di kampus yang terletak di Jl Kartika Candra Kirana tersebut untuk menemui Pemerintah Daerah terkait putusan Kemenristekdikti tersebut.

Dirinya tak menampik kabar tersebut, Akper Wajo memang ditutup dan tak lagi menjalankan proses akademik.

"Dulu pernah dualisme. Akper ini ada dua nama, ada yang Pemkab Wajo, ada yang dari Yayasan Lapatiroi," kata Nuraini Yunus kepada Tribun Timur, Selasa (19/03/2019).

"Yang aktif saat ini adalah UPTD Akper Pemkab Wajo yang berstatus negeri, bukan swasta. Kan yang dicabut izinnya itu swasta,"

Tercatat, sejak 3 Mei 2016 lalu, Akper Pemkab Wajo terdaftar di laman PDDIKTI dengan dua nomor kode perguruan tinggi. Adalah nomor 094096 dengan nama Akademi Keperawatan Pemda Sengkang di bawah Yayasan Lapatiroi dengan status Pembinaan dari Kemenristekdikti. Sedang, nomor 344060 dengan nama Akademi Keperawatan Pemkab Wajo di bawah penyelenggara Pemkab Wajo.

Nuraini Yunus yang menjabat sebagai Direktur pada 2016 lalu tersebut pun diminta untuk melayangkan surat permohonan penutupan Akper Pemda Sengkang.

"Yang tutup itu yang Akper Yayasan Lapatiroi," katanya.

Halaman
12
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved