Tana Toraja Tuan Rumah STQH XXXI se-Sulsel

H Muhammad mendampingi Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae menggelar audiensi bersama Gubernur Sulsel

Tana Toraja Tuan Rumah STQH XXXI se-Sulsel
risnawati/tribuntoraja.com
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dan Wagub Andi Sudirman Sulaiman saat menerima audiensi Bupati Nicodemus Biringkanae bersama Kakan Kemanag Tana Toraja, H Muhammad dan Kakawanwil Sulsel serta panitia di Rujab Gubernur Sulawesi Selatan, Selasa (19/3/2019). 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Kabupaten Tana Toraja menjadi tuan rumah pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) ke XXXI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Tana Toraja, H Muhammad kepada TribunToraja.com, dalam rilisnya, Selasa (19/3/2019).

H Muhammad mendampingi Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae menggelar audiensi bersama Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman serta Kanwil Kemenag dan Pemprov Sulsel serta Pengurus FKUB Tana Toraja.

Terpilih Ketua Panitia STQH ke XXXI, yaitu Kepala Bappeda Tana Toraja Yunus Sirante, Kabag Kesra Tana Joel Kaboel Palipangan dan Kasi Bimas Islam Kemenag Tamrin Lodo.

Pelaksanaan STQH ke XXXI di Kabupaten Tana Toraja akan dimulai tanggal 23-28 April 2019 mendatang.

Gubernur Nurdin Abdullah menyebut pemilihan Kabupaten Tana Toraja sebagai lokasi pelaksanaan STQH ke XXXI sangat spesifik.

"Penetapan STQH tingkat Provinsi, ditempatkan di Tana Toraja karena kita memang gilir ke berbagai daerah, dan Toraja ini lokasi sangat spesifik karena terkenal sebagai daerah sangat kaya akan toleran," ujarnya.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu juga mengatakan, kegiatan ini adalah miniatur toleransi umat beragama di Indonesia, yang akan menepis stigma melekat pada Sulsel sebagai daerah intoleran.

Sementara, Bupati Nicodemus Biringkanae melaporkan kesiapan pelaksanaan sebagai tuan rumah STQH ke XXXI.

"Semua masyarakat Sulsel dan Toraja merespon baik kegiatan ini, karena berkaitan dengan perhelatan rakyat dan perhelatan spiritual masyarakat umat Muslim," tutur Nicodemus.

Lanjutnya, Kabupaten Tana Toraja memperlihatkan ke masyarakat dunia bahwa daerah bagian Sulsel utara itu rukun dan saling menghargai.

"Kami rukun dan saling memahami, dan kami saling menghargai dalam menjalankan agama masing-masing," tegasnya.

Kakan Kemenag Tana Toraja, H Muhammad menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Bupati Tana Toraja yang telah meluangkan waktu untuk audiensi dengan Gubernur Sulsel.

"Ini sudah ketiga kalinya diagendakan dan Alhamdulillah terealisasi, semoga audiensi ini memberi out put yang positif bagi pelaksanaan STQH di Tana Toraja nantinya," tutup Muhammad. (*)

Laporan Wartawan TribunToraja.com, @cinnank17

Penulis: Risnawati M
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved