Kriminolog Prediksi Daftar Penderitaan yang Menanti Brenton Tarrant Teroris Selandia Baru di Penjara

Kriminolog Prediksi Daftar Penderitaan yang Menanti Brenton Tarrant teroris Selandia Baru di penjara

TRIBUN-TIMUR.COM - Brenton Tarrant (28) teroris pelaku utama pembunuhan umat Muslim yang menunaikan Salat Jumat di Selandia Baru akan menghadapi hukuman penjara yang lama.

Brenton Tarrant sudah menghadapi sidang perdana pekan lalu.

Sidang berikutnya 1 April mendatang.

Baca: Viral Lihat Video Remaja 17 Tahun Timpuk Telur Kepala Senator Australia Yang Salahkan Umat Muslim

Baca: Kabar Terkini Will Connoly, Remaja yang Memecahkan Telur di Kepala Senator Fraser Anning

Baca: Sederhananya Rumah Ustaz Abdul Somad yang Dihuni Bersama Almarhumah Ibu, Padahal Dikenal Dai Kondang

Selain menuai kecaman dari penduduk dunia, penderitaan Brenton Darrant setelah aksi kejinya itu akan berlanjut.

Pelaku penembakan jamaah Salat Jumat di dua masjid Selandia Baru, Brenton Tarrant (28), diprediksi akan menjadi sasaran kemarahan narapidana di dalam penjara.

Dilansir New Zealand Herald Senin (18/3/2019),  kriminolog dari Universitas Canterbury, Selandia Baru, Greg Newbold, memperingatkan, polisi harus mengantisipasi terjadi peristiwa tak diinginkan setelah Brenton Tarrant ada di dalam penjara.

Newbold sendiri pernah merasakan kehidupan penjara, sehingga tahu betul bagaimana kondisi di dalam sana.

"Ada sekelompok orang di penjara yang marah dengan peristiwa (penembakan) itu, ditambah fakta bila Brenton Tarrant adalah kelompok ekstrimis kulit putih," ujar Newbold.

Baca: Viral Lihat Video Remaja 17 Tahun Timpuk Telur Kepala Senator Australia Yang Salahkan Umat Muslim

Baca: Kabar Terkini Will Connoly, Remaja yang Memecahkan Telur di Kepala Senator Fraser Anning

Baca: Sederhananya Rumah Ustaz Abdul Somad yang Dihuni Bersama Almarhumah Ibu, Padahal Dikenal Dai Kondang

Newbold mengingatkan, mayoritas narapidana di penjara Selandia Baru adalah kelompok non kulit putih.

Tarrant akan sulit menghimpun perlindungan dari para napi ekstrimis kulit putih, karena jumlah mereka kalah jauh.

Halaman
1234
Editor: Mansur AM
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved