Pemuda di Bonggakaradeng Tana Toraja Ditangkap Setelah Cabuli Bocah 5 Tahun

Satuan Reskrim Polres Tana Toraja kembali amankan pelaku pencabulan anak di bawah umur, berinisial SR (18) asal Kecamatan Bonggakaradeng.

Pemuda di Bonggakaradeng Tana Toraja Ditangkap Setelah Cabuli Bocah 5 Tahun
TRIBUN TIMUR/RISNAWATI M
Pelaku pencabulan anak dibawah umur, SR (18) diamakan di Mapolres Tana Toraja, Sulsel, Sabtu (16/3/2019). / Foto Humas Polres Tana Toraja 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Satuan Reskrim Polres Tana Toraja kembali amankan pelaku pencabulan anak di bawah umur, berinisial SR (18) asal Kecamatan Bonggakaradeng.

SR seorang petani itu berhasil diamankan di Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pelaku dilaporkan setelah mencabuli korbannya, bocah berinisial GS (5) berdasarkan laporan polisi Nomor: LPB / 33/III/2019 di Ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) tanggal 16 Maret 2019.

Baca: Kisah Wati, 15 Tahun Jualan Kerupuk Ubi di Jalanan Kota Palu

Baca: Pengendara Keluhkan Lubang Jalan Poros Lanto dg Pasewang Jeneponto

Baca: Polisi Tembak Pelaku Curas di Takalar dan Gowa

Sehingga, kejadian tersebut menambah daftar panjang kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur yang terjadi sepanjang tahun 2019 di wilayah hukum Polres Tana Toraja.

Awal tahun 2019, bulan Januari hingga Februari ada 11 kasus dilaporkan ke Polres Tana Toraja dan bulan Maret diterima dua kasus lagi.

Unit PPA Polres Tana Toraja melakukan pemeriksaan terhadap GS dan keterangan para saksi.

"Hasil pemeriksaan diduga keras terjadi dugaan tindak pidana perbuatan cabul di dusun Sangayoka Lembang Buakayu Kecamatan Bonggakaradeng," ujar Kasat Reskrim AKP Jon Paerunan, Senin (18/3/2019).

Jon mengatakan, SR sudah diamankan di Mapolres Tana Toraja guna proses lebih lanjut.

"Setelah pemeriksaan korban, para saksi dan tersangka patut diduga keras terjadi tindak pidana kejahatan terhadap kesusilaan," jelas Jon.

Lanjutnya, sebagaimana dalam rumusan pasal 82 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang RI Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-undang. (*)

Laporan Wartawan TribunToraja.com, @cinnank17

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Ar

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved