Diminta Pantau Banjir Bandang Sentani, BPBD Luwu Tunggu Instruksi BPBD Sulsel

Hal ini diminta Yamin Annas untuk mengetahui apakah ada warga asal Kabupaten Luwu yang menjadi korban bencana tersebut.

Diminta Pantau Banjir Bandang Sentani, BPBD Luwu Tunggu Instruksi BPBD Sulsel
desy/tribunluwu
Sekretaris BPBD Luwu, Hasta (ujung kanan).

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Sekretaris BPBD Luwu, Hasta, menyikapi permintaan Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu untuk pantau banjir bandang yang terjadi di Sentani, Papua.

Permintaan tersebut diutarakan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Luwu, Yamin Annas, saat ditemui di ruang fraksinya di Jl Jenderal Sudirman, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Senin (18/3/2019).

Hal ini diminta Yamin Annas untuk mengetahui apakah ada warga asal Kabupaten Luwu yang menjadi korban bencana tersebut.

Selain itu, mereka juga bergarap Pemerintah Kabupaten Luwu turut memberikan bantuan seperti bencana Lombok dan Palu.

Hasta menuturkan, saat ini sudah berkordinasi dengan BPBD Provinsi Sulawesi Selatan.

Dan standby menunggu informasi dari BPBD Provinsi Sulsel, begitupun jika ingin memberikan bantuan ke korban bencana.

"Soal kemungkinan memberikan bantuan seperti daerah Palu dan Lombok, kami juga tetap menunggu instruksi BPBD Provinsi Sulsel. Jika ada informasi kami akan laporkan ke pimpinan eksekutif dan legislatif Kabupaten Luwu," kata Hasta.

Sekedar diketahui banjir bandang menerjang kawasan Sentani, pada Sabtu, (16/3/2019) malam.

Banjir ini disertai material lumpur, pasir, batu dan gelondongan pepohonan.

Akibatnya tidak kurang dari 350 rumah dan puluhan infrastruktur lainnya rusak berat.

Banjir bandang ini juga menelan puluhan korban jiwa.

Tim gabungan yang melakukan evakuasi, mencatat korban yang meninggal dunia saat ini sudah mencapai 70-an orang, dan korban luka-luka mencapai 43 orang.

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, desy_arsyad

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved