Waktu Perintisan Jalan di Tompobulu Tinggal 10 Hari, Dandim Pantau Lokasi

Sejak perintisan jalan dimulai 17 hari lalu, kebersamaan dan kerjasama personel TNI, Polri dan warga terjalin dengan baik.

Waktu Perintisan Jalan di Tompobulu Tinggal 10 Hari, Dandim Pantau Lokasi
handover
Dandim 1422 Maros, Letkol Inf Farid Yudho (belakang) pantau perintisan jalan di Tompobulu. 

TRIBUN-MAROS.COM, TOMPOBULU - Dandim 1422 Maros, Letkol Inf Farid Yudho meninjau lokasi perintisan jalan sepanjang 3.500 meter di Desa Bonto Manai, Kecamatan Tompobulu, Minggu (17/3/2019).

Perintisan jalan tersebut merupakan program kerja TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 tahun.

Farid datang meninjau untuk memastikan personelnya, tetap berkerja. Saat tiba, sejumlah personel TNI dibantu Polisi dan warga, sementara merintis jalan.

"Saya datang ke Tompoubulu untuk melihat kondisi anggota yang sedang berkerja merintis jalan. Mereka semua masih baik-baik saja," kata Farid.

Baca: Polres Maros Kecam Aksi Penembakan Tragis di Selandia Baru

Baca: Ngopi Bareng di Warkop, Dandim 1422 Maros Harap Jurnalis Ikut Lomba TMMD

Sejak perintisan jalan dimulai 17 hari lalu, kebersamaan dan kerjasama personel TNI, Polri dan warga terjalin dengan baik.

Para pekerja optimis untuk merampungkan perintisan dalam 10 hari kedepan. Pasalnya, membangunan jalan hanya ditarget rampung dalam sebulan.

"Kebersamaan dan semangat anggota TNI dan Polri serta warga tetap maksimal. Perintisan jalan sudah tembus di Pucak," katanya.

Selain merintis jalan, personel juga membuat gorong-gorong dan tujuh MCK. Pembangunan MCK tersebut sudah rampung.

Dandim senang melihat warga yang melibatkan diri pada perintisan jalan tersebut. Warga bertugas mengangkut pasir dari sungai ke jalan rintisan.

Mereka menggunakan motor pengangkut gabah. Pasir disimpan di dalam karung, lalu diangkut.

"Hasil perintisan jalan mulai maksimal. Anggota kerja manual. Mereka menggunakan cangkul dan peralatan lainnya," kata Yudho.

Warga setempat sangat senang dengan adanya program TMMD di kampungnya.

Kepala Desa Bonto Matinggi, Khaerul mengatakan, dengan adanya pembangunan MCK , warganya sangat senang.

"Selama ini sebagiaan warga membuang air besar di kebun atau sungai. Warga berterima kasih kepada TNI karena sudah dibangunkan MCK umum," katanya.(*)

 Laporan Wartawan TribunMaros.com, @anchakaumanshar

Baca: Reaksi Menteri Agama RI Setelah Ruangannya Disegel KPK, Bagaimana Nasib Romy Ketum PPP Usai OTT

Baca: Terakhir Hari ini! Daftar Rekrutmen BUMN Disini: Syarat, Alur Pendaftaran & Dokumen yang Disiapkan

Baca: Sosok Abdul Aziz, Pria Pemberani yang Kejar Teroris Penembak Masjid Selandia Baru, Begini Ceritanya

Baca: Hari Terakhir, Cara Mudah Daftar Rekrut Bersama BUMN di rekrutbersama.fhcibumn.com, Syarat & Dokumen

Baca: Cara Irfan Mahasiswa Doktor RI Lolos dari Teroris Selandia Baru Saat Jumatan, Polisi Lepas 1 Orang

Penulis: Ansar
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved