Sulsel Darurat Narkoba, Generasi Millenial Jadi Sasaran Bandar dan Pengedar

Jika dibandingkan tahun 2016 angka penyalaguna narkoba berada pada urutan ke 9, sedangkan tahun 2019 tingkat pengguna

Sulsel Darurat Narkoba, Generasi Millenial Jadi Sasaran Bandar dan Pengedar
hasan/tribun-timur.com
AKBP Ustim Pangarian 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --  Badan Nasional Narkotika Provinsi Sulawesi Selatan menyebut peredaran dan pengguna narkoba di wilayah hukumnya terus mengalami peningkatan tiap tahun. Rata rata pelakunya adalah kalangan millenial.

Jika dibandingkan tahun 2016 angka penyalaguna narkoba berada pada urutan ke 9, sedangkan tahun 2019 tingkat pengguna dan peredaran narkoba  berada pada urutan ke 7 tertinggi di Indonesia.

"Mengalami kenaikan, karena masuk dalam urutan ke tujuh," kata Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sulsel, AKBP Ustim Pangarian kepada Tribun, Minggu (17/03/2019).

Perwira dua bunga ini mengaku belum mengetahui penyebab utama yang melatar belakangi sehingga angka terus mengalami peningkatan.

Sebab,  jika dibandingkan dengan jumlah tangkapan baik oleh BNN ataupun Kepolisian terbilang cukup banyak. Itu dibuktikan dengan jumlah tahanan yang mendekam di Rutan dan Lapas di Sulsel.

"Coba kita cek di Rutan atau Lapas. Hampir mayoritas kasus penyalagunaan narkoba," kata Ustim dengan tegas.

Berdasarkan data BNN  pengguna narkoba ataupun pelaku berasal dari kalangan millenial antara usia 40 tahun ke bawah. Bahkan ada yang masih berstatus pelajar SMP.

Generasi millenial kerap menjadi sasaran peredaran narkoba karena faktor pergaulan.  Generasi milenial yang berusia muda memiliki rasa ingin tahu yang tinggi sehingga menjadi sasaran empuk para pengedar narkoba.

Ustim berharap untuk meminimalisir peredaran narkoba harus ada keterlibatan semua pihak. Kenapa? Pemberantasan narkoba tidak cukup hanya dengan penindakan tetapi harus ada pencegahan.

"Mulai Smp dan SMA dan Mahasiswa sudah ada pakai. Apalagi kalau tidak ada sekolah. Sehingga hal ini harus ada upaya  sinergi. Pemerintah harus tanggap," tegasnya. 

Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved