Mahasiswa Ngadu ke Ombudsman Gegara Biaya Wisuda, Rektor UKIP Makassar: Sudah Selesai

Rektor kelahiran Tana Toraja, 25 Agustus 1956 tersebut menambahkan, terkait biaya wisuda tidak bisa lagi diubah.

Mahasiswa Ngadu ke Ombudsman Gegara Biaya Wisuda, Rektor UKIP Makassar: Sudah Selesai
amiruddin/tribun-timur.com
Rektor UKI Paulus, Dr Agus Salim SH MH 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rektor Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus Makassar, Dr Agus Salim SH MH mengatakan polemik biaya wisuda di kampusnya telah telesai.

Hal tersebut, kata dia, pasca dilakukan pertemuan dengan perwakilan mahasiswa.

"Sudah tidak ada polemik, sudah selesai itu," kata Agus Salim, kepada tribun-timur.com, Minggu (17/3/2019).

Rektor kelahiran Tana Toraja, 25 Agustus 1956 tersebut menambahkan, terkait biaya wisuda tidak bisa lagi diubah.

Pasalnya, kata dia, biaya wisuda tersebut merupakan kesepakatan rektor bersama jajaran.

"Tidak bisa lagi diubah. Itu keputusan bersama, bukan saya saja yang sepakati," ujarnya.

Sebelumnya, empat mahasiswa UKI Paulus melapor ke Ombudsman Sulsel, gegara menganggap biaya wisuda kali ini memberatkan mereka.

Empat mahasiswa tersebut, yakni Lexy, Aprianto, Eugenius dan Jordan.

Lexy mengatakan biaya wisuda tiba-tiba naik, dari Rp 2,75 juta menjadi Rp 3 juta.

Hal ini dianggap mengganjal, karena gedung yang dipakai adalah fasilitas kampus sendiri.

"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan Ombudsman Sulsel. Tujuan kami tetap fokus ke biaya wisuda yang memberatkan kami," ujarnya.

Ia pun berharap pihak kampus mempertimbangkan biaya wisuda UKI Paulus kali ini, lebih berpihak kepada mahasiswa, dan tidak memberatkan calon wisudawan.

Laporan Wartawan Tribun Timur, @amir_eksepsi

Penulis: Amiruddin
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved