Kisah Fitriani, Mahasiswi Pelipat Surat Suara Pemilu di Gowa

Perempuan kelahiran Jenneponto 31 Desember 1998 ini mengaku senang bisa terlibat dalam pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan ini.

Kisah Fitriani, Mahasiswi Pelipat Surat Suara Pemilu di Gowa
ari maryadi/tribungowa.com
Irma Fitriani Nursyam (20), sedang melipat surat suara Pemilu di Gedung GOR Gowa, Jl Masjid Raya, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Bagi Irma Fitriani Nursyam, menjadi petugas pelipat dan penyortir surat suara Pemilihan Umum 2019 adalah sebuah kebanggaan.

Perempuan kelahiran Jenneponto 31 Desember 1998 ini mengaku senang bisa terlibat dalam pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan ini. Ia senang bisa ikut kerja-kerja membantu KPU Gowa.

"Motivasi saya gabung jadi tenaga pelipat surat suara agar bisa melihat dan merasakan langsung kerja-kerja penyiapan logistik Pemilu," kata Irma Fitriani saat ditemui Tribun Timur di Gedung GOR Kabupaten Gowa, Minggu (17/3/2019).

Irma Fitriani saat ini masih tercatat sebagai mahasiswi di STIM Lasaran Jaya Makassar. Ia menjalani kerja-kerja pelipatan surat suara di sela-sela waktu luangnya berkuliah.

Menurutnya, pelipatan surat suara Pemilu ini tidak terlalu berat dan menyiksa. Hasil dari surat suara yang ia lipat tergantung dari kemampuannya dan tidak mendapat tekanan dari siapapun.

"Saya melipat mulai Pukul 09:00 sampai 22:00 Wita malam. Ini tidak berat. Kalau ada kuliah, saya diizinkan pergi," tambah perempuan asal Kabupaten Jenneponto ini.

Irma Fitriani juga senang dengan pekerjaan ini. Sebab pelipatan surat suara ini bisa menambah uang saku kuliahnya. Pekerjaan tersebut juga tidak menggangu aktivitas kuliahnya.

Namun Irma enggan menyebut jumlah upahnya kepada Tribun Timur.

"Alhamdulillah orang tua tidak melarang. Saya senang karena bisa dapat uang sendiri," sambung Irma sembari tertawa kecil.

Diketahui, KPU Gowa terus menggenjot pelipatan dan penyortiran surat suara menjelang pelaksanaan Pemilu yang menyisakan empat pekan lagi.

Pelipatan surat suara ini melibatkan 180 masyarakat setempat yang direkrut oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gowa.

Pelipatan dan penyortiran surat suara Pemilu ini memberikan rezeki tersendiri bagi masyarakat setempat yang menjadi petugas.

Saat ini surat suara yang sedang dilipat adalah surat suara Pemilihan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden RI, serta surat suara DPR RI. Jumlahnya mencapai 518.468 lembar.

Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved