Tribun Wiki

TRIBUNWIKI: Brenton Tarrant Sebut Nama Ebba Akerlund Sebagai Alasan Penembakan, Siapa Dia?

Kematian Ebba di tangan para penjajah, penghinaan atas kematiannya yang kejam dan ketidakmampuan saya untuk menghentikannya

TRIBUNWIKI: Brenton Tarrant Sebut Nama Ebba Akerlund Sebagai Alasan Penembakan, Siapa Dia?
Newsner Stories Sverige
Ebba Akerlund 

 
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelaku penembakan Brenton Tarrant sadis di dua masjid di Christchurch masih menimbulkan banyak misteri.

Beberapa alasan telah diungkapkan oleh Tarrant melalui akun twitternya.

Dilansir dari Wartakotalive, Brenton Tarrant ternyata menggunggah 73 postingan twitter.  Brenton Tarrant menyebut dirinya sebagai "hanya orang kulit putih biasa.

Tercatat Brenton Tarrant dilahirkan pekerja biasa dengan keluarga yang berekonomi miskin.

Kehidupan Brenton Tarrant yang miskin itu yang memutuskan untuk mengambil sikap memastikan masa depan bagi rakyat, seperti dikatakan di salah satu postingan Brenton Tarrant di twitter.

Diketahui, polisi anti-terorisme NSW kini sedang menyelidiki pria tersebut yang berasal dari Grafton Australia.

Ia juga mengklaim dirinya mewakili "jutaan orang Eropa dan bangsa-bangsa etno-nasionalis lainnya", dia berkata "kita harus memastikan keberadaan rakyat kita, dan masa depan untuk anak-anak kulit putih".

Penyerangan dilakukan Brenton Tarrant merupakan serangan itu sebagai tindakan "balas dendam pada penjajah atas ratusan ribu kematian yang disebabkan oleh penjajah asing di tanah Eropa sepanjang sejarah ... untuk perbudakan jutaan orang Eropa yang diambil dari tanah mereka oleh budak Islam ... (dan) untuk ribuan nyawa Eropa yang hilang karena serangan teror di seluruh tanah Eropa."

Dia juga mengatakan itu untuk membalas dendam untuk Ebba Akerlund, anak berusia 11 tahun yang terbunuh dalam serangan teror 2017 di Stockholm.

Ia menganggap serangan Stockholm sebagai "peristiwa pertama" yang menginspirasinya untuk melakukan serangan, terutama untuk kematian gadis berusia 11 tahun itu.

Halaman
123
Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved