Tiga Terdakwa Kasus Korupsi JLB Kota Palopo Divonis Satu Tahun Penjara

Terdakwa kasus korupsi proyek Jl Lingkar Barat, Kota Palopo telah divonis di Pengadilan Negeri Makassar beberapa waktu lalu.

Tiga Terdakwa Kasus Korupsi JLB Kota Palopo Divonis Satu Tahun Penjara
Greafik
Kasi Pidsus Kejari Palopo, Greafik. 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Terdakwa kasus korupsi proyek Jl Lingkar Barat, Kota Palopo telah divonis di Pengadilan Negeri Makassar beberapa waktu lalu.

Terdakwa pertama selaku Kontraktor, Sanny Patanggu divonis satu tahun enam bulan penjara, denda Rp 50 juta, subsider 2 bulan, uang pengganti Rp. 440 jt subsider 3 bulan.

Baca: Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, IRT Asal Sidrap Ditangkap di Palopo

Sebelumnya dituntut tiga tahun penjara dan membayar uang ganti rugi sebesar Rp 1.3 miliar subsider satu tahun penjara, pidana denda Rp 50 juta, subsider enam bulan.

Terdakwa kedua, Ali Kumaini, selalu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) divonis satu tahun penjara, denda Rp 50 juta, subsidiar dua bulan kurungan. Sebelumnya Ali dituntut pidana badan dua tahun, denda pidana Rp 50 juta subsider 6 bulan.

Baca: Sidak, Dinas Perdagangan Palopo Temukan 102 Produk Makanan Tanpa Label Halal

Terdakwa ketiga, Nasrul selaku Pengguna Anggaran (PA), divonis satu tahun, denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan.

Sebelumnya dituntut satu tahun delapan bulan dikurangi selama terdakwa ditahan. Pidana denda Rp 50 juta subsider enam bulan.

Kepada TribunPalopo.Com, Kasi Pidsus Kejari Palopo, Greafik mengatakan, baik PJU dan pihak terdakwa masih pikir-pikir untuk melakukan banding terhadap hasil tersebut.

"Untuk sementara semua masih pikir-pikir. Nanti akan diinfokan lagi," jelasnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Palopo menetapkankan tiga tersangka korupsi proyek pembangunan Jl Lingkar Barat yang berada di Kelurahan Salobulo, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, pada 20 Maret 2018 lalu.

Jl Lingkar Barat dibangun menjadi penghubung antara Kecamatan Wara Utara dan Kecamatan Bara.

Halaman
12
Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved