Sejak di Lapas Makassar, Mantan Wali Kota IAS Tiap Hari Dibanjiri Pembesuk

Mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin (IAS) yang mendekam di Lapas kelas 1 Makassar, terus dibanjiri pembesuk.

Sejak di Lapas Makassar, Mantan Wali Kota IAS Tiap Hari Dibanjiri Pembesuk
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) Didampingi Kepala Lapas dan beberapa petugas saat resmi dipindahkan di Lapas Kelas 1 Makassar, Jl Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Senin (18/2/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM,  MAKASSAR -- Mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin (IAS) yang mendekam di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) kelas 1 Makassar, terus dibanjiri pembesuk.

Semenjak  Aco sapaan mantan Wali Kota Makassar dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, hampir tiap hari menerima kunjungan.

"Mengalir terus yang besuk beliau mulai pagi hingga siang, maklum sudah hampir 4 tahun mereka ketemu," kata Kepala Lapas Kelas 1 Makassar Budi Sarwono.

Kepala Lapas Kelas 1 Makassar Budi Sarwono.
Kepala Lapas Kelas 1 Makassar Budi Sarwono. (TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI)

Baca: VIDEO: Kondisi Rumput Stadion Mini Bulukumba Pasca Renovasi

Baca: Sepanjang Hari Wilayah Jeneponto Diprediksi Hujan Ringan

Baca: KPU Takalar Siapkan 100 Tenaga Pelipat dan Penyortir Surat Suara

Pembesuk tidak hanya dari keluarga, kerabat, tetapi banyak dari masyarakat. Mereka sengaja datang hanya untuk bersilaturahmi sekaligu melepas rindu  dengan mantan Walikota Makassar.

Budi mengaku jika dibandingkan dengan  napi lain, pembesuk IAS  sangat banyak. Karena memperkirakan hampir setiap hari ada sekitar 30 sampai 40 orang.

Aco sebelumnya ditahan karena kasus dugaan korupsi. Aco sudah menjalani  penahanan hampir tiga tahun dan
perkirakan masa penahananya berakhir Juli 2019 mendatang, tepatnya sekitar 15 Juli.

"Saya juga sangat bersyukur masa pidana saya yang tinggal empat bulan 27 hari perhari ini bisa hadir disini," kata Aco saat ditemui di Lapas.

Aco mengaku berkeinginan pindah ke Makassar sejak Desember 2018 tahun lalu dengan alasan pertimbangan keluarga. Orangtuannya kala itu keluar masuk rumah sakit.

"Yang penting bersyukur empat  bulan sudah bisa di Makassar. Sudah bisa dekat dengan keluarga, teman teman dan media," ucap IAS sambil tertawa. 

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved