Polres Maros Kecam Aksi Penembakan Tragis di Selandia Baru

Kapolres maros AKBP Yohanes Richard prihatin dan mengecam aksi penembakan tragis di Selandia Baru

Polres Maros Kecam Aksi Penembakan Tragis di Selandia Baru
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Kapolres Maros, AKBP Yohanes Richard. 

TRIBUN-MAROS.COM, TURIKALE - Aksi penembakan jamaah yang menunaikan salat Jumat di Masjid An Noor Kota Christchurch, New Zeland atau Selandia Baru mendapat kecaman dari berbagai pihak.

Kapolres maros AKBP Yohanes Richard prihatin dan mengecam aksi penembakan tragis tersebut.

Penembakan tersebut terjadi di Masjid An Noor di Deans Ave dan Masjid Linwood, Linwood Ave.

Baca: VIDEO: Kondisi Rumput Stadion Mini Bulukumba Pasca Renovasi

Baca: Sepanjang Hari Wilayah Jeneponto Diprediksi Hujan Ringan

Baca: KPU Takalar Siapkan 100 Tenaga Pelipat dan Penyortir Surat Suara

Kapolres Maros mengatakan, aksi penembakan tersebut sangat tidak dibenarkan.

"Atas nama kemanusiaan kami sangat mengecam perbuatan yang dilakukan. Siapapun pelakunya dan apapun motif yang mendasarinya, aksi terorisme seperti itu tidak mempunyai tempat di dunia," ujarnya.

Kapolres mengajak warga Indonesia, khususnya Kabupaten Maros supaya tidak terprovokasi dan menyebarkan konten video penembakan tersebut.

"Kami juga meminta seluruh warga, khususnya di Maros ini untuk tidak terprovokasi atas peristiwa yang terjadi. Mari kita sama-sama menjaga kerukunan dan toleransi," katanya.

Aksi penembakan brutal di sebuah masjid di Christchurch, Selandia Baru, membuat dunia berduka.

Seorang pria, secara brutal menembaki jamaah masjid yang akan melaksanakan Ibadah Salat Jumat.

Pelaku aksi biadab itu diidentifikasi bernama Brenton Tarrant.

Laporan Wartawan TribunMaros.com, @anchakaumanshar

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved