Penjelasan Singkat Polres Gowa Terkait Pemeriksaan Ichsan Yasin Limpo

Polres Gowa akhirnya menggelar konferensi pers mengenai pemeriksaan Ichsan Yasin Limpo setelah sebelumnya tidak memberikan penjelasan.

Penjelasan Singkat Polres Gowa Terkait Pemeriksaan Ichsan Yasin Limpo
Ari Maryadi
Wakapolres Gowa Kompol Muh Fajri Mustafa menggelar konferensi pers mengenai pemeriksaan Ichsan Yasin Limpo di Aula Endra Dharmalaksana Mapolres Gowa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Polres Gowa akhirnya menggelar konferensi pers mengenai pemeriksaan Ichsan Yasin Limpo setelah sebelumnya tidak memberikan penjelasan.

Konferensi pers ini dilakukan sehari setelah pemeriksaan mantan Bupati Gowa dua periode ini.

Konferensi pers dilakukan oleh Wakapolres Gowa, Kompol Muh Fajri Mustafa di Aula Endra Dharmalaksana Mapolres Gowa, Sabtu (16/3/2019) pukul 12:47 Wita.

Baca: Ichsan Yasin Limpo Sebut Kota Idaman Hasil Studi Jepang

Baca: Diperiksa Polisi, Ichsan Yasin Limpo Yakini Tak Ada Korupsi di Kota Idaman

Perwira satu melati ini mengatakan, Ichsan diperiksa sebagai saksi dalam perkara Kota Idaman Pattallassang. Penyidik menanyakan 35 pertanyaan kepada Ichsan.

Kompol Fajri Mustafa menyampaikan terima kasih kepada Ichsan Yasin Limpo yang telah memenuhi panggilan penyidik. Menurut Fajri, Ichsan memberikan jawaban dengan kooperatif.

"Beliau diambil keterangan sebagai saksi terkait penyidikan Kota Idaman. Pemeriksaan dimulai pukul 10:30 hingga 21:30 Wita," kata Kompol Muh fajri.

Baca: Sepuluh Jam Diperiksa Polisi, Begini Penjelasan Ichsan Yasin Limpo

Namun, Fajri enggan memberikan penjelasan mengenai hasil pemeriksaan terhadap Ichsan Yasin Yasin. Begitu pula mengenai penyidikan perkara pembangunan Kota Idaman Pattallassang ini.

Menurutnya, penyidikan masih terus berjalan. Polisi masih melakukan pendalaman. Untuk itu, materi penyidikan dan hasil pemeriksaan belum boleh diungkap.

"Penyidikan masih berlangsung sampai saat ini. Jadi kita tunggu hasil penyidikan, kami akan sampaikan nanti," sambung Kompol Muh Fajri.

Sementara itu, Ichsan Yasin Limpo yang dimintai keterangan usai pemeriksaan mengatakan, pembangunan kota Idaman dilakukan oleh developer, bukan Pemerintah Kabupaten Gowa. Menurutnya, tidak ada anggaran pemerintah yang dipakai.

Pemkab Gowa, kata Ichsan, hanya berperan sebagai mediator dalam negosiasi pihak PTPN XIV dengan developer kawasan Kota Idaman. Bahkan, lanjut Ichsan, Kapolda Sulsel kala itu, juga ikut memediasi.

"Saya tidak melabrak aturan hukum. Semua prosedur berjalan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," kata Ichsan, Jumat (15/3/2019) malam kemarin.

Laporan Wartawan Tribun Gowa @bungari95

Baca: Sepuluh Jam Ichsan Yasin Limpo Diperiksa Polres Gowa

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved