Penembakan di Selandia Baru, Ketua PHDI Sulsel Sampaikan Duka Cita Untuk Korban

Aksi teror yang terjadi di Masjid Linwood dan Masjid An Noor Selandia Baru (New Zeland) Jumat kemarin, menuai kecaman dunia.

Penembakan di Selandia Baru, Ketua PHDI Sulsel Sampaikan Duka Cita Untuk Korban
Nyoman Sumarya
Ketua Parasida Hindu Dharma Indonesia Provinsi Sulsel, Nyoman Sumarya.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aksi teror yang terjadi di Masjid Linwood dan Masjid An Noor Selandia Baru (New Zeland) Jumat kemarin, menuai kecaman dunia.

Betapa tidak, umat muslim yang sedang melaksanakan ibadah salat jumat dibrondong senjata sang peneror, Brenton Tarrant (28).

Pria asal Australia itu secara membabi buta memuntahkan ratusan amunisi ke arah jemaah di dalam masjid.

Baca: Isi Tulisan di Senjata Milik Brenton Tarrant Penembak di Masjid Selandia Baru, Senapan Tipe AR 15

Baca: Inilah Silsilah Keluarga Brenton Tarrant Penembak Jamaah di Masjid Al Noor Christchurch, 5 Faktanya

Akibat serangan brutal itu, 49 orang dinyatakan tewas oleh otoritas setempat.

Otoritas keamanan setempat pun menetapkan empat orang tersangka dalam aksi keji itu.

Ketua Parasida Hindu Dharma Indonesia Provinsi Sulsel, Nyoman Sumarya, turut berduka atas trgedi yang menewaskan 49 orang itu.

"Om Swastyastu, tentunya sebagai pimpinan umat Hindu Sulsel, atas nama segenap umat Hindu dan Parasida Hindu Dharma Indonesia Provinsi Sulsel. Kami menyampaikan keprihatinan dan rasa duka yang sangat mendalam atas kejadian yang menimpa saudara-saudara kita umat Muslim di New Zealand," kata Nyoman Sumarya kelada Tribun, Sabtu (16/3/2019).

Baca: Teroris Australia Brenton Tarrant Muncul di Sidang Selandia Baru, Lihat Tangannya 49 Muslim Tewas

Ia pun berharap agar masyarakat Sulsel tidak terprovokasi atas aksi teror tersebut.

"Sebagai daerah yang sangat menghargai pluralisme dan keberagaman, kita berharap masyarakat Sulsel yang majemuk ini tidak terprovokasi sehingga Sulsel tetap tentram, aman, damai dan guyub. Apalagi disaat kita akan mengikuti pesta demokrasi berapa hari lagi," harap Nyoman Sumarya.

Nyoman Sumarya mengajak agar seluruh umat beragama khususnya warga Sulsel agar dapat ikut berperan aktif dalam menjaga kerukunan yang ada.

Baca: Foto-foto Masa Lalu Brenton Tarrant Penembak di Masjid Al Noor Selandia Baru, Pengakuan Mantan Bos

"Mari kita semuanya mengambil peran bersama untuk tetap terjaganya kerukunan dan keharmonisan inter dan antar umat beragama di Sulsel. Terlebih kami Umat Hindu hari ini juga melaksanakan Dharma Santi dan Open House yang masih merupakan rangkaian terakhir dari Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1941," ajaknya.

Perayaan Dharma Santi dan Open House itu berlansung di Hotel Harper Makassar.

"Semoga damai di hati, damai di dunia, dan damai selamanya. Om Santih Santih Om," ucapnya.

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved