Ichsan Yasin Limpo Sebut Kota Idaman Hasil Studi Jepang

Mantan Bupati Gowa, Ichsan Yasin Limpo mengklaim pengembangan Kota Idaman di Kecamatan Pattalassang digagas melalui konsep yang matang

Ichsan Yasin Limpo Sebut Kota Idaman Hasil Studi Jepang
Ari Maryadi/Tribun Timur
Ichsan Yasin Limpo usai menjalani pemeriksaan di ruang Penyidik Satreskrim Polres Gowa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Mantan Bupati Gowa, Ichsan Yasin Limpo mengklaim pengembangan Kota Idaman di Kecamatan Pattalassang digagas melalui konsep yang matang, pada 2015 silam.

Ichsan mengungkapkan, pengembangan kawasan kota idaman ini adalah bright down dari studi Japan Internasional Cooperation Agency (JICA) pada 2008 silam.

JICA adalah lembaga Badan Kerja Sama Internasional Jepang yang didirikan untuk membantu negara-negara berkembang.

Baca: Sepuluh Jam Ichsan Yasin Limpo Diperiksa Polres Gowa

Baca: VIDEO: Kondisi Rumput Stadion Mini Bulukumba Pasca Renovasi

Baca: Sepanjang Hari Wilayah Jeneponto Diprediksi Hujan Ringan

Baca: KPU Takalar Siapkan 100 Tenaga Pelipat dan Penyortir Surat Suara

Menurut Ichsan, kawasan Kota Idaman ini dibangun dengan luas 284 hektare untuk pengembangan Mamminasata. Kabupaten Gowa akan dibuat sebagai pengembangan permukiman.

Berbeda dengan Makassar sebagai kota baru dan kota satelit. Begitupun dengan Kabupaten Maros dengan pengembangan kawasan industri.

"Hasil dari hasil bright down ini dibuat kawasan terpadu kemudian di dalamnya ada Kota Idaman oleh developer," kata Ichsan usai menjalani pemeriksaan di Mapolres Gowa, Jumat (15/3/2019) malam.

Ichsan melanjutkan, semua developer yang memperoleh izin prinsip dan izin lokasi, harus menuntaskan semua permasalahan yang ada di atas lahan yang dimohon. Alas hak yang melekat di atas tanah tersebut mesti selesai.

"Kalau ada klaim dari PTPN maka harus ada penyelesian dengan PTPN. Saya sudah bantu mediasi, bahkan Kapolda Sulsel turun tangan untuk mediasi antara PTPN, Pemkab Gowa dan developer," sambung Ichsan.

Hasil dari bright down ini pulalah, maka menurut Ichsan, sesuai peruntukan, Kecamatan Pattalassang memang bukan lagi sebagai daerah perkebunan dan daerah pertanian sehingga tata ruangnya sudah berubah.

Karena itu, pencadangan lahan untuk PTPN, didorong ke Belabori Kecamatan Pattalassang.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved