Buat Gaduh Saat Mencuri, Enam Remaja di Gowa Akhirnya Dibekuk Polisi

Polisi berhasil menangkap enam pelaku spesialis pencuri burung di Kabupaten Gowa. Keenam pelaku tercatat memiliki 14 riwayat pencurian

Buat Gaduh Saat Mencuri, Enam Remaja di Gowa Akhirnya Dibekuk Polisi
Ari Maryadi Tribun Gowa
Kasubag Humas, AKP M Tambunan didampingi Kanit Reskrim Polsek Somba Opu Itpu P Malelak merilis penangkapan pelaku spesialis pencuri burung, Sabtu (16/3/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Polisi berhasil menangkap enam pelaku spesialis pencuri burung di Kabupaten Gowa. Keenam pelaku tercatat memiliki 14 riwayat pencurian.

Nama-namanya yaitu Dedi Laksmana, Arsya Idil, Fadil, Faisal, Ade Lembana, serta Supriadi.

Pelaku ditangkap ketika hendak mencuri burung di salah satu rumah warga di Kampung Sero Kelurahan Tombolo Kecamatan Somba Opu, Kamis (14/3/2019) dini hari. Ketika itu burung yang hendak dicuri beterbangan dan membuat suara gaduh di rumah korban.

Baca: VIDEO: Kondisi Rumput Stadion Mini Bulukumba Pasca Renovasi

Baca: Sepanjang Hari Wilayah Jeneponto Diprediksi Hujan Ringan

Baca: KPU Takalar Siapkan 100 Tenaga Pelipat dan Penyortir Surat Suara

"Korban pun terbangun dan memergoki pelaku. Polisi yang menerima telepon datang ke TKP dan mengamankan para pelaku," kata Kasubbag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan, Sabtu (16/3/2019).

Perwira tiga balok ini melanjutkan, komplotan pencuri ini tercatat memiliki 14 riwayat pencurian. Aksi kejahatan ini dilakukan di wilayah Kota Makassar dan Kabupaten Gowa sejak awal tahun 2019.

Menurut Tambunan, pelaku melancarkan aksi kejahatannya menggunakan sepeda motor untuk memantau lokasi sasaran. Modus yang digunakan memantau sasaran lalu memanjat pagar rumah korban.

"Sasaran pencurian adalah burung atau kucing peliharaan yang disimpan di depan rumah warga," sambung Tambunan.

Dari tangan ketujuh pelaku polisi mengamankan barang bukti berupa beberapa ekor burung peliharan berbagai jenis, tiga ekor kucing peliharaan, sangkar burung, empat telepon genggam, serta sepada motor pelaku.

Pelaku menjual burung hasil curiannya kepada orang lain dengan motif memperoleh keuntungan ekonomi. Akibat pencurian ini, kata Tambunan, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp. 20 juta.

Saat ini keenam pelaku telah ditahan di Mapolsek Somba Opu Polres Gowa, Jl Poros Malino. Polisi juga masih mengejak satu pelaku lainnya yang masih buron, namanya Zulkifli.

Atas perbuatan keenam pelaku, mereka dijerat Pasal 363 ayat 1 ke-3 dan ke-4 KUHP. Pelaku terancam tujuh tahun hukuman penjara.

Laporan Wartawan Tribun Gowa @bungari

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved