Alumnus Timur Tengah Indonesia Sebut Pelaku Tragedi Masjid Christchurc Pengecut

Alumni Timur Tengah di Indonesia, mengutuk keras aksi penembakan maut 49 jamaah Masjid Annur ChristChruch, New Zealand.

Alumnus Timur Tengah Indonesia Sebut Pelaku Tragedi Masjid Christchurc Pengecut
twitter.com/arabnews
Brenton Tarrant teroris pelaku penembakan sadis jamaah Salat Jumat di Masjid Selandia Baru muncul di persidangan 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR,- Alumni Timur Tengah di Indonesia, mengutuk keras aksi penembakan maut 49 jamaah Masjid Annur ChristChruch, New Zealand.

Almunus yang tergabung dalam Ikatan Cendekiawan Alumni Timur Tengah (ICATT) Indonesia, dalam siaran pers yang diterima Tribun, Sabtu (17/3/2019) menyebut aksi pelaku sebagai pengecut dan merusak sendi-sendi toleransi beragama di kawasan Asia Pasifik.

Pernyataan sikap diteken Ketua Umum ICATT DR H Andi Aderus, Lc MA dan Sekretaris Umum ICATT Dr H Shaifullah Rusmin Lc M Th I ini, menyatakan keprihatinan yang mendalam atas peristiwa penyerangan brutal yang terjadi di Christchurch, New Zealand, yang menyebabkan jatuhnya korban tidak berdosa umat Islam yang berasal dari berbagai negara yang sedang menjalankan ibadah.

ICATT adalah organisasi yang mengusung nilai-nilai Moderasi Islam dan dakwah Islam yang rahmatan lil’Alamin,

Atas tragedi tersebut, kami menyatakan:

1. Apapun motif dan alasannya, penyerangan terhadap umat yang sedang beribadah adalah perbuatan biadab, pengecut dan bagian dari aksi teror.

2. Menuntut Otoritas New Zealand segera menangkap seluruh pelaku yang terlibat serta membongkar jaringan

teroris yang mengancam runtuhnya harkat dan martabat kemanusiaan, dan menyatakan ini sebagai tindakan

terorisme.

3. Mendesak Otoritas New Zealand untuk memberikan perlindungan ekstra terhadap umat Islam dan Masjid-

Halaman
12
Penulis: Thamzil Thahir
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved