Wali Kota Makassar Resmikan Apartemen Lorong

Aparong yang dibangun tersebut merupakan sumbangan donatur dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Sulawesi Selatan.

Wali Kota Makassar Resmikan Apartemen Lorong - dp121.jpg
sanovra/tribuntimur.com
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto meresnikan hunian Apartemen Lorong (Aparong), di Jl Teluk Bayur, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kamis (14/3/2019).
Wali Kota Makassar Resmikan Apartemen Lorong - dp453.jpg
sanovra/tribuntimur.com
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto meresnikan hunian Apartemen Lorong (Aparong), di Jl Teluk Bayur, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kamis (14/3/2019).

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto meresnikan hunian Apartemen Lorong (Aparong), di Jl Teluk Bayur, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kamis (14/3/2019).

Aparong yang dibangun tersebut merupakan sumbangan donatur dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Sulawesi Selatan.

Danny menjelaskan, Aparong yang dibangun di pemukiman kumuh tersebut, merupakan hasil musyawarah bersama masyarakat, dan juga TNI-Polri.

"ni adalah bedah rumah, rumah yang paling kimuh di daerah ini. Penunjukan rumah itu karena berdasarkan musyawarah warga, dipimpin semua unsur termasuk TNI-Polri, disepakati satu rumah ini yang kita ubah jadi Aparong," kata Danny.

Menurut Danny, yang menarik dari Aparong tersebut karena anggaran dari pembangunannya merupakan inisiasi Ikatan Arsitek Indonesia, dan donatur lainnya.

"Saya dapat laporan, Inkindo juga lagi mempersiapkan untuk membantu, kalau semua asosiasi sepeti ini, Insya Allah kawasan kumuh di Makassar akan terbangun Apatong seperti ini," imbuh Danny.

Danny menilai, Aparong tersebut sangatlah layak untuk dihuni, bahkan tak kalah jika dibandingkan dengan rumah subsidi.

"Bangunannya sangat layak, dengan material yang baik. Kedua murah hanya Rp50 juta. Bandingkan misalnya dengan tipe 21 yang pakai KPR, jauh lebih mahal dari ini. Kemudian dibangun ditempat sama, tak membuat orang pindah. Memang ini konsepnya Aparong," terang Danny.

Menurut Danny, walaupun program Aparong terlambat dilaksanakan, namun Ia berharap ke depannya akan lebih baik, didukung dengan kepemimpinan kepala dinas baru.

"Apartemen lorong itu memberi gambaran kelayakan terhadap kawasan kumuh di lorong. Namanya apartemen itu terkesan layak dan sangat baik untuk dihuni," ucap Danny.

Danny mengaku, Pemkot Makassar telah menganggarkan pembangunan Aparong satu unit di setiap kecamatan.

"Saya sudah canangkan ini semua, ini juga rancangan saya langsung, bagaimana kelayakan masyarakat, saya kira ini harus dilanjutkan karena kebutuhan masyarakat, rugi kalau tak dilanjutkan," pungkas Danny. (tribun-timur.com)

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved