VIDEO: Tanggapan Ketua DPRD Majene Usai Diperiksa Gakkumdu

Darmansyah menyampaikan, dirinya mendukung seluruh proses penegakkan hukum yang dilakukan Sentra Gakkumdu.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE -- Selama 4 jam 40 menit, caleg DPRD Sulbar dapil Majene, Darmansyah diperiksa penyidik Gakkumdu.

Politisi PAN itu diperiksa di Kantor Bawaslu Majene sejak Kamis (14/3/2019), pukul 10.07 WITA.

Ia diperiksa di ruangan Ketua Bawaslu Majene, Syofian Ali. Pemeriksaan itu terkait status Darmansyah sebagai tersangka dugaan tindak pidana pemilu melibatkan ASN berkampanye. Pemeriksaan berakhir pukul 14.47 WITA.

Usai pemeriksaan, Darmansyah ditemui awak media yang juga menunggu sejak pagi.

Darmansyah menyampaikan, dirinya mendukung seluruh proses penegakkan hukum yang dilakukan Sentra Gakkumdu. Ia pun akan selalu kooperatif mengikuti seluruh proses itu.

Darmansyah kini berstatus tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pemilu. Ia diduga melibatkan ASN berkampanye saat pertemuan dengan masyarakat di Tamo, Kelurahan Baurung, Kecamatan Banggae Timur, Majene, awal Februari lalu.

Politisi PAN itu disangkakan melanggar pasal 493 Jo Pasal 280 ayat (2) huruf f UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Ancaman hukuman satu tahun penjara dan denda Rp12 juta.

Simak penjelasan Darmansyah usai pemeriksaan. (Tribun Majene.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi

Penulis: edyatma jawi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved