TRIBUNWIKI: Petinggi Parpol PPP Romahurmuziy Terjaring OTT KPK, Siapa Dia? Ini Profilnya

KPK melakukan OTT terhadap Ketua Umum PPP Romahurmuziy di Jawa Timur. Menurut informasi saat ini Romy masih menjalani pemeriksaan di Polda Jatim

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Satu lagi nama politisi tanah air kembali terseret kasus korupsi.

Dilansir dari Tribunnews, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan mencokok Ketua Umum PPP Romahurmuziy dalam gelaran operasi tangkap tangan (OTT), Jumat (15/3/2019).

Seorang sumber yang enggan disebut identitasnya membenarkan bahwa pria yang akrab disapa Romi itu diciduk sekitar pukul 09.00 WIB di Kantor Wilayah Kementerian Agama Sidoarjo.

"Dari sumber A1. Kejadiannya jam 09.00 di Kanwil Kementerian Agama Sidoarjo. Yang ditangkap Romi," ujarnya kepada wartawan.

Namun hingga saat ini, pihak dari KPK sendiri belum mengeluarkan pernyataan terkait penangkapan Romi.

Diketahui, saat ini Romi tengah menjalani pemeriksaan di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur, Jalan Jenderal Ahmad Yani Surabaya.

 

Baca: BREAKING NEWS: Ketua Umum PPP Romahurmuziy Terjaring OTT, Ketua KPK Benarkan!

Baca: Ketua Umum PPP Romahurmuziy Romy Ditangkap KPK di Kantor Wilayah Kementerian Agama


Pemeriksaan yang dilakukan KPK di Mapolda Jatim usai penangkapan, akan menentukan apakah pihak-pihak yang diamankan dalam OTT, bakal ditetapkan menjadi tersangka atau dilepas.

KPK memiliki waktu 1 x 24 jam usai penangkapan untuk memastikan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam OTT.

Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka biasanya akan langsung menjalani penahanan.
Pernah Dipanggil KPK 2018

Pada tahun 2018 lalu, muncul pemberitaan terkait dirinya.

Dilansir dari Wartakota, KPK menelusuri keterlibatan Ketua Umum PPP Romahurmuziy, dalam kasus dugaan suap usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN-P 2018.

Sebelumnya, Romy dipanggil KPK pada Senin (20/8/2018) lalu, namun mangkir.

"Ya chek and balance, dia menjelaskan apa kaitannya, nanti kita lihat sejauh apa kaitannya dia berperan di situ," kata komisioner KPK Saut Situmorang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/8/2018).

Menurut Saut Situmorang, KPK tidak pernah memanggil seseorang bila tidak ada relevensinya dengan kasus yang diusut. Untuk itu, KPK memanggil Romy untuk mencari tahu kaitannya dengan kasus tersebut.

"KPK tidak pernah memanggil kalau dia tidak relevan dengan yang kita lagi dalami. Oleh sebab itu perlu menjelaskan apa yang dia ketahui, sejauh apa peran. sejauh ini belum ada status yang berubah," tuturnya.

Saut Situmorang mengatakan, KPK dalam menyelidiki suatu kasus, dilakukan secara bertahap. Oleh karenanya, ia belum mengetahui apa yang akan digali dari Romy. Hanya, yang pasti KPK meminta Romy untuk penuhi panggilan KPK.

"Ya akan lebih baik lah kalau beliau menjelaskan semuanya, kan akan menjadi clear kan," ucapnya.

Selait itu, menurut Saut Situmorang, KPK dalam menyelidiki suatu kasus harus mempertimbangkan situasi politik yang berkembang. KPK tidak ingin kasus yang didalami menimbulkan kegaduhan yang cukup besar.

"Ya kan KPK tidak di ruang hampa kan. Dia harus hati-hati, tidak boleh merusak demokrasi. Kami juga kan penduduk demokrasi, dipilih oleh Komisi III, dipilih oleh DPR. Oleh karena itu dia harus jangan bikin noise yang begitu lebih besar. Jadi juga sorry kalau saya normatif ngomongnya," paparnya.

Diberitakan sebelumnya, Romahurmuziy akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Yaya Purnomo. Pemeriksaan terkait penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik KPK di rumah Wakil Bendahara Umum PPP Puji Suhartono, beberapa waktu lalu.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan empat tersangka, dari sembilan orang yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (4/5/2018) malam di Jakarta.

Keempat tersangka itu adalah Amin Santono selaku anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Eka Kamaluddin selaku perantara suap, Yaya Purnomo selaku Kasie Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu, dan Ahmad Ghiast selaku kontraktor.

Siapa Romahurmuziy ?

Ir H Muchammad Romahurmuziy, M T adalah anggota DPR RI periode 2014-2019 dari Partai Persatuan Pembangunan mewakili Jawa Tengah VII.

Romahurmuziy menjabat sebagai Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2011-2015 yang terpilih dalam Muktamar VII PPP tahun 2011.

Pada Bulan Oktober 2014, ia terpilih sebagai Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2014-2019 menggatikan Suryadharma Ali dalam Muktamar VIII PPP tahun 2014 di Surabaya.

Romy, sapaan akrabnya adalah anak dari KH Prof Dr M Tolchah Mansoer, SH, yang merupakan pendiri IPNU (Ikatan Pelajar NU), anggota DPR-GR mewakili Partai NU DIY zaman Orde Lama dan Rois Syuriah PBNU 1984-1986.

Romy juga cucu Menteri Agama ketujuh RI KH. Muhammad Wahib Wahab.

Sejak 30 Mei 2011 lalu, Romy duduk sebagai Ketua Komisi IV DPR RI mewakili Fraksi PPP.

Komisi IV membidangi masalah pertanian, perkebunan, kehutanan, pangan, kelautan, dan perikanan.

Data diri:
Nama: Muchammad Romahurmuziy
Instagram: @romahurmuziy
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan ke-6
Mulai menjabat: 20 Mei 2016
Pendahulu: Suryadharma Ali
Informasi pribadi:
Lahir: 10 September 1974
Bendera Indonesia Sleman, Yogyakarta, Indonesia
Kewarganegaraan: Indonesia
Partai politik: PPP
Hubungan: Muhammad Wahib Wahab (Kakek)
Alma mater: Institut Teknologi Bandung
Pekerjaan: Politikus
Keluarga:
Ayah: Tolchah Mansoer
Ibu: Umroh Machfudzoh
Istri: Henny Widiyanti
Anak: Nurul Izzah Khairunnisa
Pendidikan:
Magister Teknik (MT), Fakultas Pasca Sarjana, Jurusan teknik dan management industri Institut Teknologi Bandung, bidang kekhususan kebijakan industri.
Karier:
PT. Kayaba Indonesia- Astra Shock Absorber Plt. Kasie Import Procurement, 1999
Dosen Teknik Fisika UGM, 2000
Cool Mining Project Manager PT. Syntegra Internasional, 2000
Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM RI
Sekretaris Fraksi PPP
Ketua Komisi Komisi IV
Anggota Badan Anggaran DPR
Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
Anggota Komisi III DPR RI
Anggota Komisi XI DPR RI
Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

Desi Triana Aswan
 

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:






Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved