Sudah Enam Jam Ichsan Yasin Limpo Diperiksa Polisi dalam Perkara Kota Idaman

Diketahui, Ichsan Yasin Limpo menjabat sebagai Bupati Gowa ketika Pembangunan Kota Idaman digagas tahun 2015 lalu.

Sudah Enam Jam Ichsan Yasin Limpo Diperiksa Polisi dalam Perkara Kota Idaman
Ari Maryadi/Tribun Timur
Pantauan Ruangan Satreskrim Polres Gowa. Ichsan Yasin Limpo masih menjalani pemeriksaan di Ruang Satreskrim Polres Gowa. 
TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Ichsan Yasin Limpo (IYL) masih menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gowa.
Mantan Bupati Gowa dua periode ini tercatat sudah enam jam diminta keterangan dalam ruangan Satreskrim Polres Gowa, Jumat (15/3/2019).
Ichsan datang sekitar pukul 10:00 Wita. Begitu turun dari mobil pribadinya, Ichsan langsung masuk ke ruang penyidik. Sejumlah pengacara tampak hadir mendampingi.
Ichsan sempat keluar ruangan pukul 12:00 Wita ketika waktu adzan Shalat Jumat berkumandang. Ia meninggalkan Mapolres Gowa.
Setelah itu, Ichsan datang kembali, lalu masuk ke ruangan penyidik pukul 14:00 Wita. Hingga pukul 18:00 saat ini, Ichsan belum juga keluar ruangan.
Mobil Alphard putih bernomor polisi DD 1 YL milik Ichsan tampak masih terparkir di Halaman Mapolres Gowa, Jl Syamsuddin Tunru, Kecamatan Somba Opu.
Diketahui Ichsan dimintai keterangan dalam perkara pembangunan Kota Idaman di Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa. 
"Pemeriksaan ini soal Kota Idaman waktu saya menjabat sebagai Bupati. Saya diperiksa sebagai saksi," kata Ichsan kepada Tribun Timur sebelum Shalat Jumat.
Diketahui, Ichsan Yasin Limpo menjabat sebagai Bupati Gowa ketika Pembangunan Kota Idaman digagas tahun 2015 lalu.
Ichsan sebelumnya dijadwalkan diperiksa penyidik Senin (11/3/2019) lalu. Namun Ichsan tidak hadir lantaran sedang berada di luar negeri.
"Senin lalu saya dipanggil, tapi saya di Singapura. Jadi saya tidak bisa hadir," sambung Ichsan.
Sebelumnya diberitakan Polres Gowa menyebut ada indikasi tindak pidana korupsi dan tindak pidana umum dalam perkara pembangunan Kota Idaman di Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa.
Polisi sebelumnya telah memeriksa dua pejabat Pemkab Gowa. Keduanya diketahui adalah Sekretaris Kabupaten Gowa Muchlis, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang merupakan mantan Camat Pattallassang, Andi Sura Suaib.
Perkara pembangunan Kota Idaman ini sebelumnya telah naik ke tahap penyidikan. Polres Gowa telah melakukan gelar perkara di Mapolda Sulsel.
Hasil gelar perkara menyepakati, ada tindak pidana korupsi dan tindak pidana umum dalam Pembangunan Kota Idaman yang digagas sejak tahun 2015 ini.
Diketahui, polisi juga telah melakukan penggeledahan selama tiga jam di ruang kerja Sekretaris Kabupaten Gowa, Muchlis, Jumat (8/3/2019) lalu. 
Dari penggeledahan ini, polisi menyita dokumen yang diangkut dalam box serta sebuah mesin printer.(*)
Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved