OPINI

OPINI - Politik dalam Kacamata Islam

Semuanya memberikan legitimasi terhadap kepentingan partainya sendiri-sendiri, kalau perlu membawa-bawa simbol keagamaan dan ayat-ayat Al-Quran.

OPINI - Politik dalam Kacamata Islam
tribun timur
Ketua LP2M IAIM Sinjai

Oleh:
Sudirman P
Ketua LP2M IAIM Sinjai

Hiruk pikuk politik masih akan mewarnai kehidupan kita dalam berbangsa dan bernegara. Reformasi belum sepenuhnya berjalan sesui cita-cita, mewujudkan kehidupan rakyat yang adil, makmur, dan terbuka.

Cita reformasi juga bebas dari penindasan militer serta dari kekuasaan represif pemeritahan yang memperkosa hak asasi.

Pada sisi lain, kehidupan rakyat pun justru makin menderita oleh krisis ekonomi yang berkepanjangan dan beban kehidupan yang makin berat dengan naiknya harga barang-barang.

Sementara penghasilan tidak naik. Belum lagi beban sosial yang ditimbulkan makin banyaknya pengangguran dan kemiskinan.

Jika rakyat tidak tahan lagi menghadapi beban yang dipikul, sudah pasti akan bertindak semau sendiri. Keadaan pun bakal semakin kacau.

Baca: Kasus Pidana Pelanggaran Pemilu, Hakim Nyatakan Sofyan Syam Tidak Bersalah

Sementara itu, para politisi masih sibuk akan berebut kekuasaan. Apalagi menjelang pemilu pada tanggal 17 April 2019.

Pemilihan presiden secara langsung justeru semakin memperkeruh keadaan dan mengganggu stabilitas sosial. Meraka selalu bertarung untuk memperoleh dukungan rakyat.

Dalam pertarungan memperebutkan dukungan rakyat, tidak segan-segan mereka melakukan segala cara, tipu muslihat, saling fitnah.

Semuanya memberikan legitimasi terhadap kepentingan partainya sendiri-sendiri, kalau perlu membawa-bawa simbol keagamaan dan ayat-ayat Al-Quran.

Halaman
1234
Editor: Aldy
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved