Komitmen Tingkatkan IPM, Bupati Luwu Timur Mau Bangun Perpustakaan Daerah

Pemkab Luwu Timur terus berkomitmen dalam pengembangan perpustakaan daerah untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Komitmen Tingkatkan IPM, Bupati Luwu Timur Mau Bangun Perpustakaan Daerah
Humas Luwu Timur
Bupati Luwu Timur, Thorig Husler di sela rapat koordinasi nasional (Rakornas) bidang perpustakaan di Hotel Bidara Jakarta, Kamis (14/3/2019). Rapat diikuti pula Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo, Kepala Perpustakaan Nasional, Muhammad Syarif Bando dengan 2.000 peserta berlangsung 13-16 Maret 2019. Foto Humas Luwu Timur. 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur terus berkomitmen dalam pengembangan perpustakaan daerah untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Itu diutarakan Bupati Luwu Timur, Thorig Husler di sela rapat koordinasi nasional (Rakornas) bidang perpustakaan di Hotel Bidara Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Rapat diikuti pula Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo, Kepala Perpustakaan Nasional, Muhammad Syarif Bando dengan 2.000 peserta berlangsung 13-16 Maret 2019.

Baca: DLH Luwu Timur Aksi Pemulihan Mangrove di Lampia

Baca: Polres Selayar Siap Laksanakan Millennial Road Safety Festival

Baca: Delapan Sirine Peringatan Tsunami Diusulkan Dipasang di Pesisir Pantai Palu

Husler menegaskan komitmennya dalam pengembangan perpustakaan. Menurutnya, memajukan suatu bangsa tidak terlepas dari peran perpustakaan.

"Olehnya itu, dibutuhkan inovasi guna menggiatkan minat baca masyarakat," kata Husler kepada TribunLutim.com, Jumat (15/3/2019).

Pemkab Luwu Timur sedang melengkapi usulan untuk mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) guna pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Luwu Timur.

"Adanya perpustakaan daerah dapat mendukung peningkatan Indeks Prestasi Manusia (IPM) Kabupaten Luwu Timur menuju masyarakat yang unggul dan mencapai visi misi menjadi kabupaten terkemuka," tuturnya.

Muhammad Syarif Bando mengatakan Indonesia di urutan 17 untuk tingkat frekuensi membaca tinggi dari 30 negara.

Selain itu, Indonesia juga menempati ranking ke-2 fasilitas perpustakaan terbanyak setelah India.

"Perpustakaan juga sudah didukung bahan bacaan digital sehingga tidak ada lagi halangan untuk tidak membaca buku dan memantaskan diri menjadi bangsa yang maju," kata Syarif Bando dalam sambutannya.

Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved