Komentari Situasi Politik Jelang Pemilu, Salim S Mengga: Moral Bangsa Ini Harus Dididik

Calon Anggota DPR RI Dapil Sulawesi Barat, Salim S Mengga, menilai yang lebih utama saat ini adalah moral bangsa harus dididik.

Komentari Situasi Politik Jelang Pemilu, Salim S Mengga: Moral Bangsa Ini Harus Dididik
TRIBUN TIMUR/NURHADI
Salim S Mengga saat ditemui di salah satu warkop di Mamuju. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Calon Anggota DPR RI Dapil Sulawesi Barat, Salim S Mengga, menilai yang lebih utama saat ini adalah moral bangsa harus dididik.

Hal itu disampaikan setelah mengamati perkembangan situasa politik jelang Pemilu 2019.

"Kita harus sadar semua, jika di moment pemilihan ini kita saling melukai, belum tentu selesai pemilu kita bisa akur kembali,"kata Salim S Mengga kepada Tribun-Timur.com, Jumat (15/3/2019).

Baca: Gagal di Pilkada Polman, Salim S Mengga Pastikan Maju ke Senayan Lewat NasDem

Baca: Pangdam Batalkan Kunjungan ke Enrekang

Baca: Polres Selayar Siap Laksanakan Millennial Road Safety Festival

Baca: Delapan Sirine Peringatan Tsunami Diusulkan Dipasang di Pesisir Pantai Palu

Namun, Ia berharap, masyarakat Sulbar tidak terpecah gegara Pemilu seperti yang kerap terjadi daerah lain.

"Kita harus dewasa menjadi warga negara, pendukung Jokowi tak usah jelekkan Prabowo dan pendukung Prabowo tidak mesti menjelekkan pendukung Jokowi,"ujarnya.

Menurutnya, kedua pasangan Capres dan Cawapres adalah putra terbaik bangsa Indonesia.

"Prestasinya jangan dibanding-bandingkan karena mempunyai jalur prestasi berbeda. Jokowi punya pengalaman dalam pemerintahan mulau dari wali kota dan ini bisa jadi teladan, karena dia adalah dari kalangan kecil. Dan ternyata orang dari kalangan kecil juga bisa jadi presiden,"kata dia.

Sementara Prabowo, lanjutnya, pernah menjadi prajurit pilihan di TNI Angkatan Darat.

"Karena dia mantan Pangkostrad dan Danjen Kopasus. Untuk menempati dua jabatan ini, pasti bukan prajurit sembarang dia pasti prajurit adalah pilihan,"ucapnya.

Seharusnya, kata Salim, jika ada yang keunggulan dari Capres yang dijagokan, mestinya itu yang disampaikan ke publik.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved