Bahas Pemilu Damai, LSM Jari Manis Sulbar Gelar Dialog Publik

LSM-Jari Manis Provinsi Sulawesi Barat, menggelar dialog publik di Wisma Malaqbi Mamuju, Jumat (15/3/2019).

Bahas Pemilu Damai, LSM Jari Manis Sulbar Gelar Dialog Publik
TRIBUN TIMUR/NURHADI
Diskusi publik Jari Manis Sulawesi Barat membahas pemilu damai 17 April 2019. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Masyarakat Non Partisan (LSM-Jari Manis) Provinsi Sulawesi Barat, menggelar dialog publik di Wisma Malaqbi Mamuju, Jumat (15/3/2019).

Mengangkat tema "Tegakkan Demokrasi, Jaga Pemilu 17 April 2019 Dengan Aman, Damai dan Kondusif".

Diskusi ini dihadiri langsung Kepala Kesbangpol Sulbar, Rahmat Sanusi, Komisioner KPU Sulbar Divisi Keuangan, Umum dan Logistik, Farhanuddin, Praktisi Media, Muhammad Ilham dan sejumlah pimpinan lembaga survey, serta organisasasi kepemudaan dan mahasiswa.

Baca: Ini Pesan Kapolda Sulbar untuk 184 Bintara Remaja di Mamuju

Baca: Polres Selayar Siap Laksanakan Millennial Road Safety Festival

Baca: Delapan Sirine Peringatan Tsunami Diusulkan Dipasang di Pesisir Pantai Palu

Ketua LSM Jari Manis Ashari Rauf mengatakan, kegiatan ini digelar sebagai upaya memberikan kontribusi terciptanya pemilu yang berkualitas, aman dan damai, melalui kegiatan literasi diskusi.

"Beberapa data menunjukkan bahwa potensi-potensi kerawanan, gangguan dan ancaman di pemilu sangat besar, dan yang lebih penting, menyikapi itu,"kata Ashari.

Menurutnya, semua stekholder harus ikut menjaga pemilu ini agar tidak tercoreng oleh pelanggaran-pelanggaran yang mungkin saja dilakukan kelompok-kelompok yang tidak ingin demokrasi tumbuh dengan baik.

Sementara Kepala Kesbangpol Sulbar, Rahmat Sanusi, mengajak peserta diskusi untuk ikut melibatkan diri melakukan pemantauan Pemilu.

Utamanya mengawasi potensi-potensi kerawanan yang bisa saja terjadi di pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

"Ada tiga dimensi atau variable potensi kerawanan, pertama integritas penyelenggara dalam netralitas dan penggunaan wewenang yang perlu dipantau, potensi kerawanan saat distribusi logistik, hingga potensi money politik,"katanya.

Kita berharap, lanjutnya, Pemilu ini bersih karena pemilu ini dilaksanakan secara serentak, yakni Pilpres dan Pileg.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved