Sidang Pelanggaran Pemilu Putra Bupati Pangkep, Kuasa Hukum: Ada Kejanggalan

Sidang tersebut dipimpin majelis hakim Dwi Hatmodjo, Andi Imran Makkulau, dan Fajar Pramono.

Sidang Pelanggaran Pemilu Putra Bupati Pangkep, Kuasa Hukum: Ada Kejanggalan
Munjiyah/Tribun Timur
Suasana sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi di kantor Pengadilan Negeri Pangkajene, Rabu (13/3/2019). 

TRIBUN-PANGKEP.COM, PANGKAJENE-- Kuasa Hukum Sofyan Syam, Sulfikar menilai ada kejanggalan kasus dugaan pelanggaran pidana yang menjerat putra bupati Pangkep tersebut.

"Saya menilai kejanggalan itu dari apa yang disampaikan, keterangan saksi terakhir dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), laporan ini berawal dari media sosial WhatsApp," kata Sulfikar di kantor Pengadilan Negeri Pangkajene, Rabu (13/3/2019).

Selain itu, Sulfikar juga menyoroti keterangan saksi yang mengatakan, barang bukti baliho hilang.

Baca: Cerita Putri Wakil Bupati Pangkep Dilamar Dosen Unismuh dengan Mahar 88 Real

Baca: VIDEO: Suasana Rumah Duka Mertua Menteri Pertanian di Kabba Pangkep

"Selain barang bukti yang disebut saksi hilang, saya juga menilai kejanggalan waktu proses kasus ini, keterangan saksi mengatakan tanggal diajukan kasus ini 1 Februari, sedangkan kejadian itu tahun lalu, tepatnya tanggal 28,” ujar Sulfikar.

Sidang Perdana dugaan Pelanggaran Pidana Pemilu ini dimulai, Senin 11 Maret 2019, dan sempat tertunda.

Ketua Pengadilan Negeri Pangkep, Farid Hidayat Sopamena mengatakan, sidang kasus dugaan pelanggaran pemilu tersangka Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Sofyan Syam ditunda, karena majelis hakim masih mendalami berkas dakwaan.

"Sidang ditunda dengan agenda sidang eksepsi dari penasehat hukum Sofyan," kata Farid.

Sidang tersebut dipimpin majelis hakim Dwi Hatmodjo, Andi Imran Makkulau, dan Fajar Pramono.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Pangkep menuntut Sofyan Syam dengan pasal 493 jo pasal 280 ayat 2 huruf f jo pasal 1angka 35 UU RI nomor 07 tahun 2017 tentang Pemilu dengan nomor register perkara PDM-01/EUH.1/PEMILU/02/2019.

Kemudian sidang kedua, Selasa (12/3/2019) sidang mendengarkan keberatan atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari penasehat hukum terdakwa dan sidang selanjutnya, Rabu (13/3/2019) mendengarkan keterangan saksi.

Laporan Wartawan TribunPangkep.com, @munjidirgaghazali

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved