Pemkab Gowa Gagas Pembinaan Ilmu Al-Qur'an Bagi Guru

"Gagasan ini disampaikan oleh Bapak Bupati. Saat ini sedang dikaji mengenai penghafalan Al-Quran bagi guru-guru," kata, Salam.

Pemkab Gowa Gagas Pembinaan Ilmu Al-Qur'an Bagi Guru
Ari Maryadi/Tribun Timur
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Dr. Salam, M.Pd. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mulai mengkaji rencana pembinaan ilmu Al-Quran bagi tenaga pendidik tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah atas di Kabupaten Gowa.

Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Gowa, Salam mengatakan pembinaan ini dilakukan sebagai wujud pengembangan mutu sumbar daya manusia (SDM) pada tenaga pendidikan.

Menurut Salam, Dinas Pendidikan sementara mengkaji mengenai rencana mengikutkan guru-guru pada kegiatan hafidz atau penghafalan ilmu Al-Quran.

Baca: Batok Kepala Pria Asal Langnga Pinrang Ini Lepas, Baznas Pinrang Beri Bantuan Pengobatan

"Gagasan ini disampaikan oleh Bapak Bupati. Saat ini sedang dikaji mengenai penghafalan Al-Quran bagi guru-guru," kata kepala dinas bergelar doktor ini, Kamis (14/3/2019).

Menurut Salam, Dinas Pendidikan menggandeng Darul Istiqamah mengenai rencana penghafalan Al-Quran bagi guru ini. Darul Istiqamah diketahui adalah penyelenggara program Tahfizh Nasional Darul Istiqamah di Kabupaten Gowa.

Salam melanjutkan, kendala yang dihadapi saat ini adalah pengaturan jadwal pembinaan ini. Sebab guru-guru memiliki aktivitas jadwal mengajar di sekolah setiap hari.

Baca: Amdal Bendungan Jenelata Gowa Rampung, Desain Segera Menyusul

“Teknisnya nanti saya akan berkoordinasi dengan pihak penyelenggara. Soal tempat dan teknisnya setiap hari, apakah dilaksanakan satu minggu atau kah sekian jam perhari,” sambung Salam.

Salam melanjutkan, standar karantina pembinaan penghafalan ilmu Al-Quran membutuhkan waktu selama satu bulan. Hal itu dilakukan sebagai upaya menghafal 30 juz.

Akan tetapi, guru-guru memiliki tanggung jawab dan kewajiban mengajar setiap hari di sekolah. Hal inilah yang menjadi kendala dan masih sementara dikaji oleh Dinas Pendidikan.

Baca: Polres Gowa Tangkap 50 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Hingga Maret 2019

“Guru-guru tidak mungkin dikarantina satu bulan karena mengajar. Tapi saya baru mau mencari, yang pertama dulu apakah kegiatan ini yang bisa, yakni ada guru-guru dari beberapa sekolah yang bisa jadi penghafal Alquran,” sambung Salam.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved