Pegadaian Target Kredit UMi Capai Rp 80 Miliar

Berkaca 2018 lalu, realisasi perseroaan di akhir Desember sebesar Rp 20,5 miliar. Tahun ini ditarget naik hampir empat

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Pegadaian Kanwil VI Makassar yang menaungi Sulsel, Sulbar, Sultra, dan Maluku memasang target agresif untuk pembiayaan subsidi berbunga murah lewat Kredit Ultra Mikro (UMi).

Kredit UMi merupakan kredit yang disubsidi pemerintah. Yang ditujukan demi pengembangan usaha mikro dan pertanian dengan bunga terjangkau.

Berkaca 2018 lalu, realisasi perseroaan di akhir Desember sebesar Rp 20,5 miliar. Tahun ini ditarget naik hampir empat kali lipat di angka Rp 80 miliar.

Senior Vice President CEO Region of Makassar, Alim Sutiono mengatakan, permintaan Kredit UMi lewat Pegadaian cenderung tinggi. Tak ayal, pihaknya menyediakan porsi kredit UMi lebih besar.

"Terbukti, kredit ini sangat membantu masyarakat kecil yang membutuhkan akses pembiayaan dengan bunga yang murah. Dan Pegadaian sejak dulu dekat dengan masyarakat dan UMKM kecil," katanya via pesan WhatsApp, Kamis (14/3/2019).

Sebelumnya, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulampua, Zulmi mengatakan, plafon kredit UMi ini maksimal Rp 10 juta, suku bunga rendah 0,95 persen flat per bulan.

"Jangka waktu yang disuguhkan pun relatif panjang antara 12 bulan hingga 36 bulan dan PT Pegadaian (Persero) sebagai industri keuangan non bank penyalur," kata Zulmi belum lama ini.

OJK mencatat, total kredit UMi Sulsel akumulasi sampai dengan Desember 2018 sebesar Rp 15,04 miliar kepada 2.094 nasabah UMi dengan rasio kredit bermasalah yang masih terjaga di angka 1,86 persen.

"Target 2019 menjadi 15 ribu UMi nilaninya Rp 144.51 miliar," ujar Zulmi.

Begini Cara Mendapatkannya

Senior Vice President CEO Region of Makassar, Alim Sutiono mengatakan, fasilitas pinjaman UMi ini jauh lebih fleksibel. Menyesuaikan dengan kemampuan membayar angsuran. Khususnya petani.

"Bisa dibayar bulanan atau setelah berjangka, misalnya setelah
panen bagi petani. Ini jelas tidak akan memberatkan petani kita," katanya.

"Adapun syarat untuk mengakses pinjaman ini juga lebih mudah. Yakni memiliki usaha produktif atau berprofesi sebagai petani," kata Alim.

Pinjaman maksimum Rp 10 Juta dengan
jangka waktu kredit sampai 36 Bulan.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Imam Wahyudi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved