Kasus Pelecehan Seksual di Jeneponto Meningkat, Ini Penyebabnya

Untuk menekan angka pelecehan seksual ini Dinas P3A Jeneponto menggandeng unit PPA Polres Jeneponto.

Kasus Pelecehan Seksual di Jeneponto Meningkat, Ini Penyebabnya
TRIBUN TIMUR/IKBAL NURKARIM
Sekretaris Dinas Perlindungan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P3A) Jeneponto Tintin Rostina. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Sekretaris Dinas Perlindungan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P3A) jeneponto Tintin Rostina sebut penyebab utama meningkatnya pelecehan seksual karena media sosial.

"Dari laporan kita terima rata-rata penyebab utama terjadi pelecehan ini bermula dari media sosial," katanya.

"Juga konten-konten video yang banyak menyebar yang mudah diakses oleh mereka. Sehingga ini meningkat," ungkapnya.

Baca: Terduga Pelaku Pemerkosaan Pelajar di Jeneponto Ngaku Sering Nonton Video Mesum

Baca: Penyebab Facebook, WhatsApp, Instagram Down Bukan Akibat Serangan DDoS, Kapan Pulih?

Baca: Bingung Daftar BUMN Rekrutmen 2019? Nih Cara Pendaftaran rekrutbersama.fhcibumn.com Biar Tak Keliru

Tintin mengaku untuk menekan angka pelecehan seksual ini pihaknya menggandeng unit PPA Polres Jeneponto.

"Kita bersama PPA Polres Jeneponto gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya pelecehan seksual ini," tuturnya.

"Kita juga akan ke Dinas Pendidikan untuk lebih meningkatkan pengawasan di sekolah karena rata-rata kasus pelecehan seksual ini menimpa anak sekolah," tandasnya.

Diketahui kasus pelecehan seksual yang ditangani Polres Jeneponto sudah mencapai 6 kasus.

Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Jeneponto AKP Boby Rachman keTribunJeneponto.com

"Pelecehan seksual selama 2019 yang kita tangani itu sudah 6 kasus," katanya.

"Januari nihil, Februari dua, dan perhari ini, bulan Maret sudah ada empat. Rata-rata korbannya itu anak dibawah umur," tutupnya. (TribunJeneponto.com)

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

A

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved