Kasihan, Uang Milik Lansia Takalar Ini Dibawa Kabur Ponakan Sendiri

Uang itu merupakan bantuan dari Dinas Sosial Takalar, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan berbagai pihak untuk Dg Lesang (88) dan Dg Sunggu (102

Kasihan, Uang Milik Lansia Takalar Ini Dibawa Kabur Ponakan Sendiri
TRIBUN TIMUR/MUH SYAHRUL FADLI
Dg Lesang menuturkan kesedihannya karena dana bantuan kemanusiaan untuknya dibawa kabur oleh keponakan sendiri. 

TRIBUNTAKALAR.COM, SANROBONE - Dana bantuan kemanusiaan untuk pasangan suami-istri lansia Dg Lesang (88) dan Dg Sunggu (102) dibawa lari keponakannya sendiri, Dg Naba.

Dg Lesang yang telah renta tak dapat bekerja dan sakit-sakitan. Dg Sunggu buta dan lumpuh dan hanya bisa berbaring.

Kisah pilu Dg Sunggu yang sempat tidur di lantai retak dikelilingi tikus, kotoran, piring tak dicuci dan sisa makanannya, menarik simpati orang.

Baca: Pengedar Sabu Asal Jeneponto Diringkus di Topejawa Takalar

Baca: Penyebab Facebook, WhatsApp, Instagram Down Bukan Akibat Serangan DDoS, Kapan Pulih?

Baca: Bingung Daftar BUMN Rekrutmen 2019? Nih Cara Pendaftaran rekrutbersama.fhcibumn.com Biar Tak Keliru

Bantuan dari Dinas Sosial Takalar, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan berbagai pihak terus mengalir.

Dana bantuan yang dikumpulkan berbagai LSM di Takalar terkumpul sebanyak 18 Juta Rupiah. Disimpan oleh tetangga Dg Lesang, Dg Sayu.

Sialnya, keponakan Dg Lesang, Dg Naba yang beralamat di Desa Balang Tanaya Kecamatan Polongbangkeng Selatan mencium adanya kesempatan.

Dg Naba datang dengan alasan akan menyimpan dana bantuan itu di bank.

"Keponakan saya Dg Naba datang kemarin, Selasa (12/3/2019). Dia bilang mana itu uangmu. Hitung dulu baru kita bawa ke BRI untuk disimpan," tutur Dg Lesang kepada awak media saat ditemui di rumahnya, Dusun Bilaya, Desa Paddinging Kecamatan Sanrobone, Kamis (14/3/2019) pagi.

"Setelah selesai dihitung, jumlahnya Rp 18 juta semua. Dia ambil uang itu dan meminta saya untuk ikut ke BRI. Saya ikut. Sesampai di BRI, saya hanya disuruh menunggu di luar. Sampai magrib Dg Naba tak kunjung muncul. Saya akhirnya pulang ke rumah," tambah Dg Lesang dengan muka sedih.

Dg Lesang melanjutkan kalau keponakannya datang lagi ke rumahnya dan mengamuk setelah itu. Bahkan memukul cucu Dg Lesang sambil menghunus badik.

Halaman
12
Penulis: Muh Syahrul Padli
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved