Jambret Emak-emak dan Bawa Kabur Rp 700 Ribu, Sopir Angkot Dibekuk Polisi

Jambret Emak-emak dan Bawa Kabur Rp 700 Ribu, Sopir Angkot Dibekuk Polisi

Jambret Emak-emak dan Bawa Kabur Rp 700 Ribu, Sopir Angkot Dibekuk Polisi
Ansar Lampe
Kapolres Maros, AKBP Yohanes Richard bersama Kasat Reskrim, Iptu Deni Eko saat merilis penangkapan pelaku jambret di Moncongloe. Jumpa pers berlangsung di Mapolres Maros. 
TRIBUN MAROS.COM, MONCONGLOE - Sopir petepete asal Makassar, Rahullah (20) dibekuk oleh Polres Maros, saat sementara menunggu penumpang di Terminal Regional Daya.
 
Rahul ditangkap karena diduga menjadi pelaku penjambretan seorang ibu-ibu di jalan poros Daya-Moncongloe, beberapa waktu lalu.
 
Korban adalah Erni Abbas (39). Warga komplek Perumahan Moncongloe Mas, Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongle.
 
Penangkapan Rahullah dirilis oleh Kapolres Maros, AKBP Yohanes Richard didampingi Kasat Reskrim, Iptu Deni Eko di kantornya, jalan Ahmad Yani, Kecamatan Turikale,  Kamis (14/3/2019).
 
"Kami tangkap pelaku jambret yang telah beroperasi di Moncongloe, saat sementara menunggu penumpang di Daya. Rahul ini ditangkap setelah adanya laporan korban," kata Yohanes.
 
Saat menjalankan aksinya, Rahul mengendarai motor Honda Beat warna merah tanpa pelat. Motor tersebut juga dipasangi knalpot bising untuk memacu kecepatan.
 
Pelaku yang ditemani oleh rekannya, Dadang, merampas tas korban yang berisi uang tunai Rp 700 ribu dan dua ponsel android.
 
"Setelah menjambret, pelaku melarikan diri ke Makassar dan korban datang ke Polsek Moncongloe, untuk melaporkan kasus yang dialaminya," kata Yohanes.
 
Setelah menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan. Saat mendapat informasi keberadaan Rahul, polisi menuju ke terminal Daya dan menangkapnya.
 
Sementara Dadang, belum diketahui keberadaannya dan masih menjadi DPO. Rahul lalu digiring ke Mapolres Maros untuk penyidikan.
 
Saat diintrogasi, Rahul mengaku telah menjalankan aksinya di poros Daya- Pamanjengan Moncongloe. 
 
"Dia mengaku telah menjambret di wilayah kerja kami, tepatnya di poros Daya. Dia ditemani Dadang," ujar Kapolres.
 
Motor tersebut juga dicurigai hasil curian. Pasalnya, kendaraannya tidak memiliki pelat dan surat-surat.
 
Kapolres menjelaskan, awalnya tersangka mengikuti korban mulai dari Paccerekang, setelah menghadiri acara keluarga. Saat tiba di lokasi, kondisi sedang sepi. Pelaku menjalankan aksinya.
 
Rahul berperan sebagai joki dan Dadang merampas tas korban dengan cara menariknya. 
 
Saat korban berusaha melawan, Dadang langsung memotong tali tas dengan menggunakan pisau katter.
 
Tersangka lalu bagi dua hasil rampasan. Rahul mengambil ponsel Oppo F3 kuning emas. Sementara Dadang mengambil Oppo A37 warna kuning emas.
 
"Hasil jambretan dibagi dua. Bagi hasil tersebut dilakukan di depan komplek Mangga Tiga, Daya. Setelah bagi hasil rampasan, pelaku menuju Barru untuk menjual ponsel tersebut," kata Kapolres.
 
 
 
Laporan Wartawan TribunMaros.com, @anchakumanshar

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

 
 
 
KET FOTO: Kapolres Maros, AKBP Yohanes Richard bersama Kasat Reskrim, Iptu Deni Eko saat merilis penangkapan pelaku jambret di Moncongloe. Jumpa pers berlangsung di Mapolres Maros.
Penulis: Ansar
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved