Aktivis Pemuda Toraja Sayangkan Pernyataan KASN

Aktivis pemuda asal Toraja, Pasa Maraya angkat bicara dan merespon serta menyayangkan pernyataan KASN

Aktivis Pemuda Toraja Sayangkan Pernyataan KASN
TRIBUN TIMUR/RISNAWATI M
Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringakane 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Sejumlah aktivis Pemuda Toraja sangat menyayangkan kata 'bloon' yang dilontarkan kepada Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae melalui salah satu surat kabar di Makassar.

Pernyataan koran tersebut dilontarkan Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) bernama, Made Suwandi.

Aktivis pemuda asal Toraja, Pasa Maraya angkat bicara dan merespon serta menyayangkan pernyataan KASN ditujukan ke Bupati Nicodemus Biringkanae.

Baca: Kejari Luwu Jemput Paksa Terpidana Kasus Penebangan Pohon

Baca: Penyebab Facebook, WhatsApp, Instagram Down Bukan Akibat Serangan DDoS, Kapan Pulih?

Baca: Bingung Daftar BUMN Rekrutmen 2019? Nih Cara Pendaftaran rekrutbersama.fhcibumn.com Biar Tak Keliru

"Kami menilai itu sedikit bernada propokatif, melecehkan dan tidak beretika terhadap orang nomor satu di Kabupaten Tana Toraja yang dimuat media koran di Makassar," ujar Pasa kepada TribunToraja.com, Kamis (14/3/2019).

Pernyataan Made Suwandi dikeluarkannya saat menanggapi surat dikeluarkan Bupati Tana Toraja (Nicodemus) memerintahkan dirinya sendiri menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Kesehatan.

Sehingga, dikutip beberapa media massa di Kota Makassar dan memuat tulisan berjudul KASN : Bupati Tana Toraja Blo'on.

"Bupati adalah simbol kami Toraja, kata blo'on dan dungu untuk beliau adalah tindakan yang tidak mencerdaskan," jelas Pasa.

Lanjut Pasa yang juga pengurus pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) koordinator wilayah Sulsel, Sulbar dan Sultra mengatakan, gunakanlah kewenangan dengan saluran formal yang konstruktif dan solutif.

"Jangan ikutan membangun diksi atau narasi kurang mendidik di media sosial hingga lewat media cetak yang menjadi
bacaan publik," tegasnya.

Kata Pasa, mestinya jika memang penunjukan Bupati Tana Toraja sebagai Plt Kadis Kesehatan dianggap mall administrasi, harusnya dilakukan upaya pembenahan manajemen admistrasi bukan merespon narasi berbau propokatif dan kurang mendidik di publik dengan menggunakan diksi tidak pantas sebagai seorang Komisioner.

Halaman
12
Penulis: Risnawati M
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved