Tribun WIki

TRIBUNWIKI: Begini Sejarah Masuknya Penerbangan Sipil di Indonesia, Sejak 1924

Nah, tahukah kamu bagaimana perkembangan penerbangan Indonesia mulai dari kehadiran hingga saat ini?

TRIBUNWIKI: Begini Sejarah Masuknya Penerbangan Sipil di Indonesia, Sejak 1924
PLANETSPOTTER.NET/ANDIKA PRIMASIWI
ilustrasi 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Pesawat memiliki peranan yang sangat penting dalam mengkomodasi setiap warganegara untuk berpindah dari tempat satu ketempat yang lainnya dalam waktu cepat.

Keberadaan penerbangan pesawat tentunya bisa menjadi faktor pendukung dalam pertumbuhan dna pergerakan ekonomi negara-negara berkembang serta maju.

Nah, tahukah kamu bagaimana perkembangan penerbangan Indonesia mulai dari kehadiran hingga saat ini?

Penerbangan Pertama dari Amsterdam

Dilansir dari wikipedia, Layanan penerbangan dirintis di awal abad ke-20 di Hindia Belanda.

Pada 1 Oktober 1924, KLM menggelar penerbangan lintas benua perdananya, menghubungkan Amsterdam dengan Batavia (kini Jakarta) dengan menggunakan pesawat Fokker F-VII.

Pada September 1929, KLM memulai layanan penerbangan berjadwal antara Amsterdam dan Batavia. Rute ini menghubungkan Amsterdam ke Marseille, Roma, Brindisi, Athena, Merza Matruh, Kairo, Gaza, Baghdad, Bushire, Lingeh, Ojask, Gwadar, Karachi, Jodhpur, Allahabad, Kalkuta, Akyab, Rangoon, Bangkok, Alor Star, Medan, Palembang, dan Batavia, dan dilanjutkan ke Bandung.

Sampai menjelang pecahnya Perang Dunia Kedua, jalur penerbangan ini adalah jalur penerbangan berjadwal terpanjang di dunia.

Penerbangan Dalam Negeri Pertama

Koninklijke Nederlandsch-Indische Luchtvaart Maatschappij (KNILM) — maskapai penerbangan Hindia Belanda — didirikan pada 16 Juli 1928.

Halaman
1234
Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved